Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Usulkan Perluasan Bandara Udara Areoppala Kepulauan Selayar Masuk Proyek Strategis Nasional

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 16 Oktober 2021 09:49

Plt Gubernur Sulsel Tiba di Bandara H Areoppal Kepulauan Selayar (Ist)
Plt Gubernur Sulsel Tiba di Bandara H Areoppal Kepulauan Selayar (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bandara Udara H Aroeppala di Kabupaten Kepulauan Selayar direncanakan akan dikembangkan di tahun 2022 dengan penambahan runway. Penambahan ini setelah selesainya master plan dan review oleh Kementerian.

Proyek perluasan bandara ini rencananya akan dimasukan ke dalam salah satu usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan penambahan runway dari 1.950 meter akan menjadi 2.400 meter.

Terkait rencana ini, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyebutkan bahwa sejauh ini prosesnya masih terkait rencana proses hibah tanah atau lahan dari Pemprov ke Pemerintah Pusat.

Baca Juga : Pembangunan Stadion Barombong Tertunda, Wali Kota Danny Sebut Pemprov Fokus Stadion Mattoangin

“Kita masih proses hibah tanahnya ke Pusat. Lagi pembahasan hibahnya. Harapan kita nanti di sana bisa diperlebar dan pesawat besar bisa mendarat di sana,” katanya, Jumat, (15/10/2021).

Andi Sudirman Sulaiman mengaku terus melakukan koordinasi dengan Kementerian terus dilakukan. Sementara untuk anggaran belum ada nilai estimasi.

“Untuk anggaran belum ada estimasi karena kita masih koordinasi. Tugas kita sementara ini adalah menyerahkan lahan yang akan dipakai perluasan,” sebutnya.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Tolak Serahkan Stadion Barombong Dikelola Pemkot

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Darmawan Bintang menyebutkan, salah satu tujuan dari perluasan ini adalah mendukung Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sulsel.

“Pengembangan Bandara Selayar itu memang salah satunya untuk tujuannya kepariwisataan. Di mana kita kembangkan, termasuk mendukung KEK. Untuk menunjang itu dan mempercepat pembangunan inftarstuktur,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa usulan pembangunan ini masuk sebagai bagian dari PSN, sehingga menjadi bagian dari tanggung jawab Pemerintah Pusat dengan asumsi mengurangi beban daerah untuk pembangunan infrastruktur.

Baca Juga : Ingin Lanjutkan Stadion Barombong, Danny Bakal Temui Plt Gubernur

Sedangkan, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah menyebutkan bahwa perluasan yang diusulkan masuk kedalam PSN ini jika disetujui akan menambah jumlah PSN yang sudah ada di Sulsel sebelumnya, yakni Makassar New Port dan Kereta Api.

Arafah mengatakan bahwa review akan dilakukan oleh Kementerian, karena tidak bisa dilakukan oleh Dishub Sulsel. Master plannya merupakan pengambaran secara global rencana pengembangan ada induk, jangka pendek, menengah dan panjang.

“Target perpanjangan ini adalah agar pesawat jenis Boeing bisa masuk,” sebutnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...