Logo Sulselsatu

Soal Penolakan Profesor Kehormatan Untuk SYL, Rektor Unhas: Senat Akademik Keliru

Asrul
Asrul

Selasa, 08 Maret 2022 18:59

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (IST)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) akan memberikan gelar profesor kehormatan ke Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan Senat Akademik telah melakukan kekeliruan dengan mengeluarkan surat penolakan pengusulan SYL sebagai profesor kehormatan.

“Kalau menurut Permendikbud 38 itu kewenangan memberikan penetapan guru besar kehormatan ada di pimpinan tertinggi, bukan senat. Senat hanya pertimbangan, jadi senat telah keliru mengeluarkan surat itu karena mengatakan persetujuan dan penolakan itu bukan kewenangan senat,” jelas Dwia, Selasa (8/3/2022).

Baca Juga : IKA Unhas Siapkan Regulasi Baru, Masa Jabatan Pengurus Jadi Lima Tahun

Dwia menyampaikan bahwa, tidak ada penolakan pengusulan SYL untuk mendapatkan gelar profesor kehormatan di Unhas.

“Tidak ada penolakan, tidak berhak senat mengeluarkan pernyataan penolakan. Tidak ada yang mengatakan persetujuan senat. Hanya pertimbangan. Jadi mereka salah memahami,” ujar Dwia.

Dwia menybut, pengusulan mantan Gubernur Sulsel dua periode tersebut dilakukan sejak tahun lalu, dan menurutnya sangat pantas mendapatkan gelar tersebut.

Baca Juga : Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira

“Prosesnya sudah dari tahun lalu mengusulkan Pak Syahrul, sudah dibentuk tim validasi sudah lebih dari layak beliau. Tadi hasil rapat anggota senat mengatakan lebih dari layak, sudah layak, nanti senat memberi pertimbangan, kemudian rektor menetapkan,” demikian Dwia.

Berdasarkan surat yang diperoleh media ini, Senat Akademik Unhas menolak pemberian gelar profesor ke SYL dengan berbagai alasan.

Surat penolakan bernomor 7307/UN4.2/KP.09.02/2022 itu ditandatangani oleh Ketua Senat Akademik Unhas, Prof Abdul Latief Toleng.

Baca Juga : Tak Ada Penantang di Mubes IKA Unhas, Amran Sulaiman: Itu Suatu Kehormatan

Surat tersebut dikeluarkan pada Senin, 7 Maret 2022 dan ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi. Ada empat hal yang mendasari kenapa pengusulan Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina itu ditolak.

“Berdasarkan surat Rektor Unhas tanggal 13 Januari 2022 Nomor 1510/UN4.1/KP.09.02/2022 perihal penyampaian pemberian pertimbangan tentang pengusulan Profesor Kehormatan a.n. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H.,M.Si.,M.H. kepada Senat Akademik (SA) Unhas, maka Pimpinan SA telah melaksanakan rapat pada tanggal 17 Januari 2022,” demikian kutipan surat tersebut.

Hasil rapat pimpinan senat akademik itu memberikan pertimbangan untuk menolak pengusulan profesor kehormatan tersebut. Karena dinilai belum memenuhi syarat.

Baca Juga : Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum

Syarat yang dimaksud diatur dalam peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 38 Tahun 2021 tentang pengangkatan Profesor Kehormatan pada perguruan tinggi.

Pertama, karena Syahrul Yasin Limpo dinilai masih berstatus dosen tetap pada salah satu universitas swasta di Kota Makassar. Alasan lain karena kriteria program studi S3 Ilmu Hukum sebagai pengusul belum terakreditasi A.

Kemudian, dokumen dari pengusul juga belum ada. Penilaian dari tim ahli yang mendasari pertimbangan senat akademik juga disebut belum ada.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...