Logo Sulselsatu

Aktivis Islam di Makassar Dukung Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin

Asrul
Asrul

Selasa, 07 Juni 2022 19:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polda Metro Jaya telah menangkap pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja di kediamannya pada Senin (7/6/2022).

Hal ini dibenarkan oleh Kabid (Kepala Bidang) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan bahwa Abdul Qadir Hasan Baraja telah di tangkap oleh penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya.

“Iya betul, Polda Metro Jaya menangkap pimpinan Khilafathul Muslimin atas nama Abdul Qadir Hasan Baraja,” kata Zulpan.

Baca Juga : Meski Salat, Inilah Golongan yang Ditolak Amalannya

Penangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja terkait dengan konvoi beberapa kendaraan bermotor dengan mengatasnamkanan kelompok Khilafatul Muslimin di kawasan Cawang, Jakarta timur.

Terkait maksud dari penangkapan Abdul Kadir Hasan Baraja dan kelompok Khilafatul Muslimin Kabid Humas belum memberikan penjelasan terperinci.

Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin
Menarik perhatian para aktivis Islam di Kota Makassar.

Baca Juga : Pimpinan Kelompok Khilafatul Islam Ditetapkan Tersangka, Ini Rekam Jejaknya

Mahasantri Sekolah Peradaban, Ibrahim sapaannya mengatakatan Ia setuju terkait penangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja.

“Saya setuju dia di tangkap” kata Ibrahim.

Di juga menjelaskan bahwa terkait isu kelompok yang menamakan Khilafatul Islamia sudah lama bukan baru-baru ini terjadi.

“Ini udah lumayan lama sih, sekitar lima tahun lalu mencuat (muncul) di permukaan,”. tuturnya.

Ia juga menanggapi bahwa cara-cara yang ditempuh oleh kelompok yang diketahui dipimpin oleh Abdul Qadir Hasan Baraja melenceng dari apa yang diajarkan oleh Syariat Islam.

“Ini sih jelas menyalahi syariat. Dalam Islam kita tidak boleh membuat negara dalam negara” tegas Ibrahim.

Ibrahim menjelaskan perbedaan antara cara menyiarkan ajaran Islam yang digunakan oleh kelompok Khilafatul Islamiah dengan Sekolah Peradaban.

“Sangat beda jauh dengan metode kita, kita cuman terus menasehti penguasa dan menyadarkan masyarakat. Karena Khilafah itu milik Ummat. Bukan milik segelintir orang,” tutur Ibrahim.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Nanang Wijayanto
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...