Logo Sulselsatu

Tampil di Tong-Tong Fair, Pemberdayaan UMKM BRI Sukses Bawa UMKM Go Global

Asrul
Asrul

Minggu, 04 September 2022 15:29

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara konsisten mendorong pelaku UMKM untuk terus mengembangkan bisnisnya hingga menembus pasar ekspor.

Komitmen ini salah satunya tercermin dari upaya BRI membawa produk-produk pelaku UMKM binaan untuk menampilkan keunikan produknya dalam Festival Budaya Indonesia-Eropa Bernama “Tong-Tong Fair”.

Tong-Tong Fair merupakan festival budaya yang telah hadir sejak tahun 1959 di Belanda. Di tahun ini, Tong-Tong Fair digelar mulai 1 September – 12 September 2022, bertempat di Centre of Hague, Den Haag, Belanda.

Baca Juga : KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun hingga Juni 2026, UMKM Terus Didorong Naik Kelas

Di tahun ini, berbagai produk UMKM binaan BRI akan meramaikan festival budaya tersebut di depan ribuan pengunjung dari berbagai penjuru dunia sebagai salah satu wujud nyata komitmen pemberdayaan UMKM hingga Go Global. Pada tahun 2019, festival budaya Eurasian terbesar di dunia ini berhasil mendatangkan lebih dari 80 ribu pengunjung.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan bahwa terdapat journey yang panjang untuk terus mendampingi UMKM hingga akhirnya bisa menembus pasar global. Hal ini dimulai dengan peningkatan kualitas untuk meningkatkan daya saing serta keunikan produk.

Tidak berhenti sampai di situ, BRI juga turut andil dalam edukasi membantu pelaku UMKM mengimplementasikan pengelolaan keuangan yang profesional, pemasaran, branding hingga menemukan story behind produk yang menarik di masa konsumen.

Baca Juga : BRI Peduli Bangun PLTS di Bandung Barat, Terangi Desa dan Dorong Ekonomi Warga

BRI kemudian mendgedukasi dan menyiapkan pelaku UMKM untuk merambah ke dunia digital atau go digital sehingga pangsa pasar produk semakin luas. Usai berhasil memikat lebih banyak konsumen, Amam mengungkap BRI terus mengedukasi dan mendorong pelaku UMKM untuk dapat go global.

BRI sebagai bank yang fokus di sektor UMKM senantiasa mendorong pelaku usaha untuk ‘Naik Kelas’. Perjalanan untuk menaik kelaskan pelaku usaha ini cukup panjang sehingga kami perlu terjun langsung untuk memberikan pendampingan, tidak cukup hanya dengan menyalurkan permodalan saja. BRI terus mengupayakan pelaku UMKM lokal untuk dikenali potensinya dan berhasil menembus pasar global, salah satunya dengan membawa UMKM binaan kami dalam festival budaya Eurasian terbesar ini (Tong-Tong Fair),” ungkap Amam.

Amam menambahkan bahwa perseroan juga melakukan strategi business matching mempertemukan konsumen (buyer) dari mancanegara dengan UMKM lokal. Strategi ini dapat dilihat dari gelaran BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR, ajang tahunan BRI untuk mendorong pelaku UMKM binaan BRI go global.

Baca Juga : BRI Sinjai Pastikan Dana Nasabah Aman Terkait Kasus Oknum Kepala Unit

Di tahun lalu, ajang EXPO(RT) BRIlianpreneur mencatatkan transaksi business matching hingga US$72,13 juta atau melampaui target perseroan yang telah ditetapkan yang sebesar US$65 juta.

Adapun sebanyak 110 buyers meramaikan ajang ini yang berasal dari 31 negara, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, Timur tengah, hingga Australia.

“UMKM lokal memiliki potensi yang sangat besar dengan beragam keunikan serta produk yang disukai oleh berbagai konsumen dari berbagai negara. Untuk itu lah, kami coba berusaha mendampingi agar produk UMKM lokal ini memiliki kualitas terbaik dan selaras dengan kebutuhan pasar,” tambahnya.

Baca Juga : BRI Perkuat Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan

Lebih lanjut, Amam menerangkan BRI berkomitmen untuk terus menyokong aspek permodalan pelaku UMKM. Hingga kuartal II-2022, Portofolio kredit UMKM BRI tercatat tumbuh sebesar 9,81% year on year (YoY) dari Rp.837,82 triliun di akhir Juni 2021 menjadi Rp.920 triliun di akhir Juni 2022.

Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus merangkak naik, menjadi sebesar 83,27%. Adapun BRI secara konsoldasian berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp.1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% yoy pada periode yang sama.

Seluruh sektor kredit tercatat mengalami peningkatan positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 15,07%, segmen konsumer tumbuh 5,27%, segmen korporasi tumbuh 3,76% serta segmen kecil & menengah tumbuh 2,71%.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...