SULSELSATU.com, MAROS – Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) melantik Ketua Golkar Maros Suhartina Bohari dan pengurusnya di Gedung Serba Guna Maros, Senin (12/12/2022).
Dalam sambutanya, TP menyebutkan, kunci kemenangan Pemilu 2024 di Sulsel adalah menjadikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (AH) sebagai presiden Indonesia.
“Memenangkan Pemilu di Sulsel kata kunci adalah bekerja memenangkan bapak Airlangga presiden Indonesia 2024 mendatang,” ungkap Taufan Pawe.
Baca Juga : Tatap Pemilu 2029, Golkar dan Kosgoro Sulsel Bidik 62 Persen Pemilih Muda
Walikota Parepare dua periode ini menjelaskan, Ketua Umum Airlangga Hartarto telah menyerahkan SK fungsionaris yang mewajibkan seluruh jagoan Golkar untuk bertarung di DPR RI. Ini berarti, Partai Golkar serius dalam memenangkan Pemilu 2024.
“Golkar tidak main-main. Bapak Airlangga memerintahkan para jagoan-jagoan Golkar untuk wajib turun gunung memenangkan bapak Airlangga Hartarto presiden dan legislatif,” ungkapnya.
Untuk itu, Taufan Pawe meminta jiwa milantansi kader untuk terus ditumbuhkan. Semangat kebersamaan memenangkan Airlangga Hartarto presiden terus dijaga. Dia meyakini Golkar Maros menjadi barometer kemenangan Airlangga dan Golkar di Sulsel.
Baca Juga : Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Muhidin Dinilai sebagai Lokomotif Suksesnya Musda Golkar Sulsel
“Kalau ada kader yang bekerja hanya kepentingannya tanpa kepentingan bapak Airlangga, itulah orang yang sangat ceroboh dan tidak realistis. Bekerjalah untuk Airlangga dan kita antar beliau sebagai presiden,” tegasnya.
Sementara Ketua Golkar Maros Suhartina Bohari mengatakan, untuk memenangkan Airlangga Hartarto sebagai presiden dan Golkar di Pemilu 2024, pihaknya menyiapkan kalender event di 2023.
“Kite telah siapkan kalender event di 2023. Jadi setiap bulannya mulai januari, kita menggelar kegiatan akbar. Kita harus menjaga dan kembali kepada masyarakat jika Golkar sangat memperhatikan masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga : IAS Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel, Siap Susun Kepengurusan Baru
Wakil Bupati Maros itu memperingatkan kader yang masih tidak sejalan dengan Partai Golkar. Dirinya meminta, kader yang hanya bekerja mementingkan dirinya sendiri untuk menepih saja.
“Semua harus turun gunung. Tidak ada yang tinggal tenang dirumah. Semua wajib bekerja. Kalau masih ada abu – abu segeralah minggir. Kami hanya mengenal kader konsisten bukan yang ragu-ragu. Karena kalau ada masih seperti itu imbasnya kita bisa hancur bersama,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar