Logo Sulselsatu

Jangan Tertipu, Beredar Proposal Palsu Permintaan Bantuan Atas Nama Wawali Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 17 Desember 2022 13:31

Proposal palsu permintaan bantuan yang mencatut nama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi (dokumen: istimewa)
Proposal palsu permintaan bantuan yang mencatut nama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjelang perayaan tahun baru 2023, penipuan dengan modus proposal yang meminta bantuan dana diduga terjadi di Kota Makassar. Parahnya, penipuan dengan modus proposal itu mencatut nama Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar Fatmawati Rusdi.

Diketahui proposal tersebut disertai surat pengantar dengan nomor: 01/SS/SKM/04/2022 tertanggal 10 Desember 2022. Surat itu juga dilengkapi kop Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Dalam rangka kegiatan menyambut tahun baru 2023, kami selaku staf Pemkot Kota Makassar yang ada dalam Pemerintah Kota Makassar, akan menyelenggarakan sebuah acara akhir tahun,” demikian isi surat tersebut, Jumat (16/12/2022).

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

Di dalam surat dijelaskan bawah proposal dikirim dengan maksud mengajukan permohonan bantuan dana untuk penyelenggaraan acara menyambut tahun baru 2023. Acara yang tertuang di dalam surat disebut akan digelar pada hari Sabtu (31/12) pukul 19.00 Wita.

Surat itu juga menyebut acara tersebut akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar. Pada bagian pengesahan surat, terdapat dua orang yang bertanda tangan. Pertama Merry Lamba selaku koordinator acara, lalu kedua Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi selaku pihak yang mengetahui.

“Berkaitan dengan acara yang akan kami laksanakan tersebut, untuk memperlancar semua perhelatannya kami memohon partisipasi atau bantuan dari bapak/ibu berupa dana. Insya Allah dana tersebut akan kami gunakan seefektif mungkin guna keberlangsungan acara,” lanjut isi surat tersebut

Baca Juga : IASC Terima 579 Ribu Laporan Masyarakat, Berhasil Amankan Rp638,9 miliar Dana Korban

Pelaku diduga tengah keliling demi meraup pundi-pundi uang untuk kepentingan pribadi.

Namun, Fatmawati Rusdi dengan tegas membantah bahwa dirinya tidak pernah meminta pihak Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Makassar untuk membuat surat dan proposal permintaan dana.

“Tidak pernah. Saya tidak pernah memerintahkan untuk membuat proposal permintaan dana ke siapapun,” tegasnya.

Baca Juga : Kasus Penipuan Proyek, Kontraktor di Luwu Timur Jadi Tersangka

Fatmawati sendiri mengaku tidak pernah memberikan perintah untuk membuat atau mengirimkan proposal tersebut kepada pihak manapun.

Senada dengan Kasubag Tata Usaha Pimpinan, Sekretariat Daerah, Staf Ahli dan Kepegawaian, Inah Vahrina mengatakan jika proposal tersebut palsu. Dirinya mengaku tidak pernah membuat proposal seperti.

Katanya, bisa dilihat dari segi font penulisan. Pihak sekretariat daerah punya ciri khas tersendiri dalam penulisan surat dan proposal.

Baca Juga : Simak! Begini Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Pegadaian

Dalam proposal permintaan dana tersebut sudah terdapat banyak kesalahan.

Pertama, logo kop surat. Kedua, font penulisan. Ketiga, kode dan nomor surat kesekretariatan. Keempat, struktur penempatan penulisan.

Kelima, tanda tangan Wawali Makassar sangat jauh berbeda. Ke enam, nama kordinatornya pun tak dikenal dan bukan berasal dari staf sektetariat daerah.

Baca Juga : IM3 Perkenalkan Fitur SATSPAM di Makassar, Perluas Perlindungan Masyarakat dari Penipuan Digital

“Palsu ini. Kebetulan bagian saya soal proposal seperti ini. Dari segi kop saja salah kalau kop suratnya wawali itu ada kodenya juga. Kode suratnya juga salah kenapa SS. Merry Lamba juga itu siapa?,” ungkapnya.

Inah juga mengaku tidak pernah membuat proposal permintaan dana dalam rangka tahun baru atau apapun itu.

“Kalau bersifat umum seperti ini kami yang buat tapi kami tidak pernah mengeluarkan surat dan proposal seperti ini. Sangat jelas ini proposalnya tidak sah dan salah total,” sebutnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar Mahyuddin mengimbau warga agar segera melapor jika mengetahui atau menerima proposal penipuan yang mencatut nama Fatmawati selaku Wakil Wali Kota itu. Dia memastikan surat dengan kop Pemerintah Kota Makassar tersebut palsu.

“Bisa juga melapor langsung ke layanan resmi Pemkot Makassar yakni telepon 112. Sekarang banyak penipuan jadi tolong berhati-hati dan upayakan konfirmasi,” tukasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 September 2026 10:06
UNM dan Disdik Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Literasi Digital, AI, dan Pengembangan Media Pembelajaran Muatan Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pusat Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran LPMP2 UNM Bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar mewadahi Workshop Terpa...
Video02 September 2026 21:42
VIDEO: Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur Bank Indonesia, Masa Jabatan 5 Tahun
SULSELSATU.com – Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 2 September 2026. Menggantikan Perry Warjiyo yang mengun...
Hukum02 September 2026 19:41
Sidang Dugaan Penganiayaan di PN Sungguminasa Ditunda, LBH Anak Rakyat Sebut Saksi Mangkir
SULSELSATU.com, GOWA – Sidang perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang melibatkan Tenriani sebagai terduga pelaku di Pengadilan Negeri (...
Bisnis02 September 2026 19:08
Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global
Pendapatan yang meningkat 50 persen, tenaga kerja bertambah, hingga produk menembus pasar internasional menjadi gambaran bagaimana pembinaan dapat men...