Logo Sulselsatu

Nafsu Makan Meningkat Saat Cuaca Dingin, Ini Penjelasan Ahli

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 09 Januari 2023 20:01

Saat cuaca dingin nefsu makan meningkat karena banyak kalori yang terbakar (dokumen: istimewa)
Saat cuaca dingin nefsu makan meningkat karena banyak kalori yang terbakar (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.comNafsu makan saat cuaca dingin bukan hanya mitos belaka, hal tersebut bisa dijelaskan secara ilmiah. Menurut ahli terdapat sebuah alasan khusus seseorang bisa mengonsumsi lebih banyak makanan saat cuaca dingin.

Di kala cuaca dingin, memang paling nikmat ketika menyantap hidangan yang menghangatkan tubuh. Ada yang memilih untuk menyantap mi kuah, sup, seblak, hingga beragam makanan hangat lainnya.

Mengutip Huffington Post, makan banyak saat cuaca dingin merupakan hal yang wajar. Signe Svanfeldt selaku ahli nutrisi dari perusahaan aplikasi kesehatan Lifesum menjelaskan bahwa tubuh seseorang membakar lebih banyak kalori di saat musim dingin.

Baca Juga : Tips Sehat Mengurangi Kalori Berlebih dalam Tubuh

“Kita membakar banyak energi ketika cuaca dingin. Hal tersebut karena kita menggunakan lebih banyak energi untuk menghangatkan tubuh. Sebaliknya, kita membutuhkan makanan ringan saat cuaca panas,” jelas Signe dikutip pada, Senin, (9/1/2023).

Signe juga menjelaskan kalau saat cuaca sedang dingin, seseorang lebih membutuhkan makanan yang hangat daripada ringan; seperti salad, buah, atau sandwich.

Studi dari Nutrients Journal pada 2021, mengungkapkan metabolisme tubuh akan meningkat saat cuaca dingin. Oleh karena itu, seseorang akan lebih banyak makan pada musim dingin daripada saat musim panas.

The Guardians melansir, setidaknya seseorang butuh 150 kalori ekstra setiap harinya saat cuaca dingin. Signe juga menambahkan kalau sebenarnya tidak perlu terjadi perubahan makan secara drastis.

Selain itu, banyaknya makan saat cuaca dingin berkaitan dengan hormon serotonin. Dengan hilangnya sumber kehangatan dari matahari, maka akan membuat seseorang mencari kebiasaan lain, salah satunya adalah makan.

Sinar matahari memicu hormon melanosit yang dapat meningkatkan rasa kenyang. Sebaliknya, ketika cuaca dingin membuat seseorang menjadi mudah lapar lantaran meningkatnya hormon serotonin.

Carolyn Nicholas selaku Director of coaching di Able App menambahkan kalau makan saat hari sedang terang dapat berdampak baik buat kesehatan.

“Dipercaya bahwa makan saat terang daripada saat gelap berdampak positif pada metabolisme kita karena ritme sirkadian,” kata Carolyn.

Selain itu, Carolyn juga merekomendasikan untuk tidak ngemil saat larut malam guna mengoptimalkan kualitas tidur seseorang. Akan jauh lebih baik kalau makan atau ngemil saat siang hari atau kala hari masih terang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News15 Agustus 2026 13:11
Perum Jasa Tirta I Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperluas peran strategisnya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan. Perusahaa...
Makassar15 Agustus 2026 09:50
PLN UIP Sulawesi Perkuat Desa Siaga Bencana Hadapi Kekeringan Makassar
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kekeringan dan potensi kebakaran di Kota...
OPD14 Agustus 2026 21:01
Gelar Pengawasan Bersama Kecamatan Tallo, Ruslan Lallo Soroti Pelayanan dan Pengelolaan Sampah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi NasDem, H Ruslan Lallo, menggelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daer...
Hukum14 Agustus 2026 20:46
Bupati Gowa Makin Terancam, 3 Kasus yang Menyeret Namanya Naik Status di Kepolisian Selain Usulan Pemakzulan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Gowa, Husniah Talenrang (HT) semakin terancam. Selain menunggu putusan Mahkamah Agung (MA) terkait usulan pema...