Logo Sulselsatu

Bahas Potensi Bisnis Data Center Berkelanjutan, Telkom Data Ekosistem Gelar NeutraDC Summit 2023

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 06 September 2023 22:37

NeutraDC Summit 2023 yang digelar Telkom membahas potensi data center. Foto: Istimewa
NeutraDC Summit 2023 yang digelar Telkom membahas potensi data center. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya bisnis data center, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) menggelar perhelatan berskala internasional NeutraDC Summit 2023.

NeutraDC Summit 202 berlangsung di Bali, Senin (4/9/2023). Acara ini digelar dalam bentuk diskusi panel yang membahas mengenai potensi dan proteksi data center, ekonomi digital dunia dan sustainability bersama para ahli di tingkat global.

Lebih dari 100 peserta dari perusahaan maupun praktisi data center hadir dalam diskusi panel tersebut yang tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga negara lainnya, seperti Singapuraa, Malaysia, Hong Kong, Filipina, China, India, dan Irlandia.

Baca Juga : Transformasi TelkomGroup Kini Tunjukkan Hasil, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun

Direktur Group Business Development TelkomGroup Honesti Basyir mengapresiasi inisiatif NeutraDC dalam menggelar kegiatan yang mempertemukan para ahli. Mereka embahas perkembangan industri data center, termasuk regulasi hingga komitmen penggunaan energi terbarukan.

“Dengan tema Navigating Trends to a Sustainable Future, semoga acara NeutraDC Summit ini menjadi forum diskusi tahunan yang fokus membahas peran penting teknologi. Serta, solusi konkret dan tindak lanjut yang perlu dilakukan dalam membimbing kita semua menuju masa depan yang berkelanjutan,” ujar Honesti.

Sementara itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom Bogi Witjaksono melalui paparannya memotret bisnis data center di Indonesia yang tumbuh cukup signifikan, didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan peningkatan penetrasi internet.

Baca Juga : Transformasi TLKM 30 Dongkrak Kinerja Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tumbuh 3,9 Persen

data center di Indonesia adalah bisnis yang menjanjikan dengan berbagai potensi pertumbuhan. Sehingga TelkomGroup harus membangun keunggulan agar berdaya saing dibanding pemain data center lainnya,” jelas Bogi.

Lebih lanjut Bogi mengatakan, TelkomGroup memiliki keunggulan yang membedakannya dari kompetitor. Pertama, membangun proposisi nilai sebagai digital ecosystem hub.

Kedua, ekosistem data center Telkom memiliki latensi yang rendah dan seamless. Terakhir, Telkom berkomitmen untuk membangun data center yang berkelanjutan.

Baca Juga : Program Pengembangan Talenta Digital Antar Telkom Raih Lestari Award 2026

NeutraDC Summit 2023 digelar dengan tujuan untuk memperluas wawasan mengenai industri ekonomi digital dunia dengan mempertemukan para ahli dan dihadiri oleh sejumlah perusahaan internasional.

“Ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk saling berbagi wawasan dan pengalaman dengan menghadirkan para ahli terkemuka dari berbagai bidang. Berbagi pandangan mengenai tren, inovasi, dan tantangan dalam ekonomi digital, potensi industri pusat data, regulasi, hingga komitmen terhadap sustainability,” ungkap Direktur Utama Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) Andreuw Th A F.

Melalui gelaran ini, Andreuw juga berharap dapat sekaligus memperkenalkan NeutraDC sebagai pusat penyimpan data yang aman dan terpercaya.

Baca Juga : TelkomGroup Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia dengan Kabel Laut NCC

“Momen ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan portfolio terbaik kami, sehingga dapat dipercaya sebagai penyedia data center yang aman dan berstandar global,” lanjutnya.

Akhir-akhir ini, dekarbonisasi merupakan salah satu komitmen NeutraDC dalam mengembangkan bisnis. Saat ini, NeutraDC memiliki pangkalan data berkapasitas besar (hyperscale data center) di Cikarang dan telah menerapkan renewable energy.

NeutraDC juga tengah membangun Hyperscale Data Center (HDC) di Batam di atas lahan seluas 5 Ha.

Baca Juga : Berusia 61 Tahun, Telkom Perkuat Ekosistem Digital untuk UMKM hingga Talenta AI

Data center ini dibangun tidak hanya akan melayani berbagai kebutuhan bisnis di Indonesia, namun juga dapat menangkap potensi limpahan permintaan (spillover) dari negara lain, seperti Singapura dan Johor Baru Malaysia.

Dengan rancangan mendirikan tiga kampus berstandar internasional dengan kapasitas IT load sebesar 51 MW, HDC Batam ini juga akan menerapkan energi yang terbarukan, ramah lingkungan dan mengadopsi sistem multi-tier, demi menjaga keamanan data secara optimal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...
News06 Agustus 2026 11:51
Akses Hauling Pomalaa Terganggu, Potensi Kerugian Negara dan Ekonomi Kolaka Jadi Taruhan
Ketegangan di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai sengketa batas lahan a...