Logo Sulselsatu

Ganjar Pranowo Dipilih Banyak Perempuan di Pilpres, Ini Alasannya

Asrul
Asrul

Rabu, 20 September 2023 14:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo memiliki daya tarik yang besar di kalangan pemilih perempuan. Survei-survei sejumlah lembaga menunjukkan hal itu. Teranyar, sigi yang dirilis Surabaya Survey Center (SSC) Agustus lalu.

Hasil survei SSC mengungkap mayoritas para pemilih perempuan yang berdomisili di Jawa Timur lebih memilih sosok Ganjar Pranowo sebagai presiden idaman mereka. Ganjar mengantongi elektabilitas sebesar 41,3%, diekor bacapres Prabowo Subianto dengan 34,2%, dan Anies Baswedan yang tingkat keterpilihannya sebesar 16,7%.

Pada tingkat nasional, hasil serupa direkam survei Litbang Kompas yang dirilis pada Mei 2023. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 20,8%, diikuti Prabowo dengan raihan 19% dan Anies dengan elektabilitas 15%.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Unggul dalam Hitung Cepat Pilpres 2024, Akan Satu Putaran?

Peneliti Charta Politika Indonesia Ardha Ranadireksa merinci ada sejumlah faktor yang menyebabkan Ganjar digandrungi kaum hawa. Salah satu faktor penyumbang tingginya elektabilitas ialah kinerja Ganjar di bidang pemberdayaan perempuan saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

“Dari sisi program kerjanya sebagai Gubernur Jateng, program pemberdayaan perempuan Jateng juga sempat mendapat apresiasi dari Kemen PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) pada 2019 lalu,” kata Ardha Rabu (20/9/2023).

Hingga 2021, selama empat kali bertutut-turut Kemen PPPA menobatkan Jawa Tengah sebagai provinsi terbaik kesetaraan gender melalui Anugrah Parahita Ekapraya. Jateng dianggap berprestasi dalam pembangunan sektor perempuan dan anak, khususnya melalui strategi pengarusutamaan gender.

Baca Juga : VIDEO: Ganjar Pranowo Hadir Kampanye Akbar Besok di Makassar

Selama memimpin Jateng, Ganjar memang tercatat menelurkan sejumlah program yang mendukung kesetaraan gender, di antaranya menginisiasi Sekolah Cerdas Perempuan Masa Kini atau Serat Kartini, menggelar pelatihan-pelatihan bagi perempuan rentan yang tersebar di 130 titik di 35 kabupaten/kota serta mengembangkan sektor perekonomian bagi perempuan.

Tingginya elektabilitas Ganjar di kalangan perempuan, lanjut Ardha, juga disebabkan oleh sosok Ganjar sendiri. Di depan publik, Ganjar kerap menampilkan diri sebagai sosok family man alias pria yang menjadikan keluarga sebagai prioritas utama.

“Kalau kita lihat Ganjar lebih banyak menampilkan istrinya dalam beberapa kesempatan sosialisasi, baik secara langsung ataupun di media sosial. Bahkan, dalam beberapa acara terakhir, Ganjar kerap membawa Alam, anaknya. Hal ini setidaknya memberikan persepsi kepada masyarakat bahwa Ganjar merupakan sosok family man,” kata Ardha.

Baca Juga : Puluhan Komunitas Relawan Prabowo-Gibran se-Sulsel Berkumpul Susun Program Andalan

Adapun Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, menurut Ardha, relatif lebih jarang menampilkan kebersamaan dengan keluarga dan pasangan di ruang publik. Karena itu, publik menganggap kedua pesaing Ganjar itu kurang punya perhatian terhadap isu keluarga dan perempuan.

Ardha berkata sosok istri Anies, Fery Farhati, memang tak bisa dimungkiri memiliki rekam jejak sebagai Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga DKI Jakarta. Namun, Fery kurang dapat dioptimalkan untuk menarik perhatian pemilih perempuan.

“Di sisi lain, Anies relatif lebih jarang menampilkan kebersamaannya bersama istrinya, Fery Farhati. Kendati track record Fery Farhati sebagai Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga DKI lalu mungkin dapat dikapitalisasi lebih lanjut untuk menarik perhatian dari pemilih, terutama pemilih perempuan,” kata Ardha.

Baca Juga : AMIN Optimis Masuk Putaran Kedua Pilpres, Ramli Rahin Sebut Prabowo-Gibran Hasil Surveinya Stagnan

Adapun Prabowo terlihat kurang begitu tertarik menggarap pemilih perempuan. Menurut Ardha, Ketua Umum Gerindra itu cenderung lebih tertarik menyasar pemilih berdasarkan segmen usia dibandingkan segmen gender.

“Status Prabowo yang dimilikinya saat ini, cenderung dikapitalisasi sebagai sosok family man yang lebih diarahkan pada rebranding dirinya yang selama ini menampilkan ketegasan, menjadi lebih youth friendly. Saya melihat Prabowo lebih menyasar pemilih berdasarkan segmen usia dibandingkan berdasarkan segmen gender,” ucap Ardha.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...