SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar masuk tahap penilaian verifikasi lapangan penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) 2023.
Kunjungan verifikasi lapangan ini merupakan salah satu tahapan acuan penerimaan penghargaan Kabupaten kota sehat.
Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh. Anshar menyambut kehadiran tim verifikasi di Rujab Wali Kota Makassar yang diketua oleh Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri Hadrian Marta, Jumat (22/9/2023).
Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis
Muh. Anshar menyampaikan, sangat semangat karena kabupaten atau kota sehat sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Makassar.
“Kita merasa terhormat karena terpilih menjadi salah satu kota yang masuk tahapan verifikasi lapangan kota sehat. Semoga menjadi awal yang baik dan kami bersemangat menemani tim penilai ini,” ucap Anshar.
Kata Anshar, ada 12 lokasi kunjungan yang disambangi langsung tim verifikasi lapangan pada hari pertama.
Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya
“Jadi kunjungannya ini selama dua hari. Hari ini dan besok sabtu. Hari pertama ada 12 lokus. Hari kedua juga kurang lebih segitu. Ini lokasi yang sudah kami tentukan,” ucap Ansar.
Sementara, Ketua FKS Makassar Noer Bachry Noor mengatakan, KKS 2023 ditekankan pada pemberdayaan masyarakat.
Ia mengatakan pemberian penghargaan KKS diikuti oleh 173 Kabupaten Kota dari 27 Provinsi.
Baca Juga : 200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG
“Nah, yang dilakukan verivikasi lapangan hanya 32 Kabupaten atau Kota.Salah satunya Kota Makassar,” jelas Noer.
Noer Bachri memaparkan penilaian dari tiga tingkatan penghargaan KKS yakni Swasti Saba Padapa (pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (pembinaan), dan Swasti Saba Wistara (pengembangan) disamaratakan menjadi sembilan tatanan yang wajib dilakukan penilaian.
Selanjutnya, tim verifikasi mengunjungi lokasi khusus yang dibagi dalam sembilan tatanan selama dua hari.
Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Bantu Penyintas Kebakaran di Makassar Lewat Voucher Belanja
Lokasi tersebut meliputi tatanan sehat, Tatanan Pasar, Tatanan Perindustrian, Tatanan Transportasi, Tatanan Pemukiman, Tatanan desa/kelurahan sehat, Tatanan Pendidikan, Tatanan Pariwisata, Tatanan Kebencanaan.
“Hari ini lokasi pertama kami mengunjungi SDN PAI, lanjut ke IPAL Losari, lalu ke kawasan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate. Kami juga mengunjungi sekretariat pokja kesehatan, posyandu asoka, Posbindu, posko tanggap bencana, masjid Raodah,” ucapnya.
Tak hanya itu, tim juga mengunjungi langsung pasar Panakukkang, pembuatan markisa aurora dan bank sampah Panakukkang.
Baca Juga : 1.000 Pelaku UMKM Hadiri BEST 1 Makassar, Fokus Bangun Bisnis Berbasis Data
Noer menjelaskan, keberhasilan vertifikasi lapangan ini bisa berhasil dikarenakan adanya dukungan visi misi pemerintah, swasta, masyarakat, serta komitmen penuh lintas sektor untuk memenuhi setiap indikator pada setiap tatanan di sektor masing-masing.
“Kita berharap semua berjalan dengan baik. Dukungan kita semuanya membawa kota Makassar menjadi juara umum kota sehat nantinya,” harap Noer.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar