Logo Sulselsatu

OPINI: Meneropong Dinding Pembuluh Koroner dengan Pencitraan Intra Koroner

Asrul
Asrul

Sabtu, 07 Oktober 2023 09:26

istimewa
istimewa

Oleh: Dr Bambang Budiono, kepala Heart & Vascular Center RS Primaya Makassar

PADA ERA modern, penggunaan pencitraan intra koroner menjadi syarat penting untuk memastikan kualitas hasil tindakan angioplasti koroner, suatu tindakan tanpa operasi untuk mengatasi penyempitan di pembuluh koroner.

Dengan bantuan IVUS (Intra Vascular Ultra Sound), suatu alat yang digunakan untuk mendeskripsi plak atau timbunan kolesterol dalam dinding pembuluh koroner, kita bisa mengetahui secara jelas komposisi plak apakah terdiri dari jaringan ikat padat, perkapuran, lemak atau kombinasi dari ketiganya.

Baca Juga : OPINI: Prabowo, JK, dan Kekuatan Dialog

Selain itu, diameter pembuluh darah dan panjang penyempitan juga bisa diukur secara akurat. Dengan demikian pilihan strategi untuk preparasi lesi, atau mempersiapkan segmen pembuluh koroner yang akan dipasang stent (ring) agar bisa mengembang dan menempel dengan baik di dinding pembuluh darah, bisa ditentukan.

Kalau hasil itu bisa dicapai maka tindakan angioplasti dapat dijamin kualitasnya, sehingga risiko untuk terjadinya penyempitan ulang atau berbagai komplikasi lain bisa ditekan serendah mungkin.

IVUS dengan kualitas tinggi (High Definition) telah dimiliki oleh RS Primaya Makassar. Pada tanggal 5 Oktober, menurut ibu Airin Sofie dari Boston Scientific, penggunaan IVUS HD baru dilakukan pertama kali di Kawasan Timur Indonesia.

Baca Juga : OPINI: Tantangan Nakes di Daerah Terpencil, Urgensi Pemenuhan Kebutuhan Dasar untuk Pelayanan Kesehatan Optimal

Penggunaan alat ini didemonstrasikan oleh Dr. Bambang Budiono, SpJP,FIHA,FAPC,FAPSIC, FSCAI, kepala Heart & Vascular Center RS Primaya Makassar, bersama tim laboratorium kateterisasi jantung untuk menangani pembuluh koroner yang telah mengalami sumbatan total.

Menurut Dr. Bambang, kualitas gambar video yang diperoleh dari IVUS HD amat sangat bagus. Deskripsi dinding pembuluh darah menjadi lebih jelas dibanding dengan IVUS standard definition (Gambar-1).

Evaluasi pasca implantasi stent juga memperlihatkan bahwa stent telah mengembang dan menempel di dinding pembuluh koroner, bisa diperlihatkan dengan amat jelas (gambar-2).

Baca Juga : OPINI: Permenaker RI Nomor 18 Tahun 2022 Malapetaka Bagi Pengusaha

Penggunaan IVUS terbukti lebih unggul dibanding hanya dengan melihat hasil pemasangan stent dari angiografi koroner saja.

Dengan tersedianya peralatan canggih seperti ini, maka tindakan berkualitas untuk pasien dengan penyakit jantung koroner di RS Primaya Makassar telah setara dengan apa yang dilakukan di negara negara maju.

Semoga bisa meningkatkan pelayanan untuk pasien pasien penyakit jantung koroner di Kawasan Timur Indonesia, khususnya masyarakat di Makassar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Mei 2026 15:53
Ramai Kritik MBG di Unhas, Tamsil Linrung Sebut Banyak Salah Paham
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung merespons kritik yang mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalanka...
Sulsel17 Mei 2026 13:29
MAXi Yamaha Day 2026 Libatkan 1.000 Riders se-Sulselbar, Hadirkan Penampilan Ridwan Sau
MAXi Yamaha Day 2026 sukses digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sabtu (16/5/2026). Perayaan tahunan bagi pengguna MAXi Yamaha ini melibatkan ...
Kriminal17 Mei 2026 12:55
Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DR (30) pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MR (20) di Makassar, ...
Video16 Mei 2026 19:48
VIDEO: Prabowo: Mau Dolar Berapa Pun, Warga Desa Tak Perlu Khawatir
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menilai kenaikan dolar tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa. Pernyataan itu disampaikan saat m...