Logo Sulselsatu

Silaknas ICMI Dipusatkan di Makassar, Sulsel Provinsi Paling Kondusif Jelang Pemilu 2024

Asrul
Asrul

Minggu, 05 November 2023 13:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menghadiri kegiatan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia, di Hotel Four Points by Sheraton, Sabtu, 4 November 2023.

Kegiatan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Indonesia, Prof Muhadjir Effendy.

Dilaksanakan 3-5 November 2023, Silaknas menghadirkan kegiatan kuliah umum/pidato Presiden RI, penghargaan lifetime achievement, launching aplikasi kartu dan database anggota ICMI, launching buku ICMI dan SDGS, serta sidang pleno, national leadership camp, dialog cendekia, simposium visi Indonesia 2024-2029, ICMI run/funwalk, bazar dan pameran produk unggulan Sulsel, pentas seni serta budaya.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin yang sehari-hari membantu Menteri Dalam Negeri sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, menilai, kegiatan ICMI Silaknas 2023 yang dilaksanakan di Sulsel ini memberikan arti penting tersendiri.

“Arti penting, baik dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kemajuan umat Islam di Indonesia, masyarakat dan bangsa kita,” kata Bahtiar.

Kegiatan ini, sebutnya, juga memberikan warna tentang edukasi politik dalam negeri tahun 2024. Karena seluruh calon Presiden RI diundang untuk memberikan gagasan mengenai strategi membangun Indonesia.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Saya tanya kenapa di Makassar, rupanya tokoh-tokoh politik nasional banyak dari Makassar. Kami laporkan sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum maupun Gubernur Sulsel, daerah ini paling kondusif,” ungkapnya.

Kepada hadirin, Pemerintah Sulsel mendukung kegiatan ini. Lanjutnya, menjelaskan tentang falsafah daerah sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi.

Memiliki makna, Sipakatau merupakan sifat memanusiakan manusia. Artinya, sebagai manusia harus saling menghormati, berbuat santun, dan tidak membeda-bedakan dalam kondisi apapun tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan kepada sesama manusia.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Konsep memanusiakan manusia juga merupakan sikap berpegang kepada nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan nilai tali persaudaraan.

Sipakalebbi merupakan sifat saling memuliakan atau menghargai. Sifat menghargai artinya manusia merupakan makhluk yang senang diperlakukan dengan baik dan layak. Dan sifat memuliakan memiliki arti sebagai larangan untuk melihat kekurangan yang ada pada diri orang lain.

Terakhir, Sipakainge’ merupakan sifat saling mengingatkan sesama manusia. Hal ini tidak terlepas dari kekurangan yang dimiliki oleh manusia itu sendiri yang terkadang lupa. Oleh karena itu, sudah sepatutnya untuk saling mengingatkan satu sama lain ketika mereka lupa.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Insya Allah kami akan menjaga ini. Kami Penjabat Gubernur sangat mendukung kegiatan ICMI sejak awal. Siri’ Na (malu/harga diri) ICMI Siri’ Na saya juga, jangan sampai ICMI Sulsel ini sebagai tuan rumah terlanggar kehormatannya,” pungkasnya.

Sedangkan, Menko PMK, Muhadjir Effendy menyampaikan gagasan Pembinaan Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 yang releven dengan cita-cita Indonesia untuk menjadi maju mandiri, berdaulat, adil dan sejahtera tahun 2045 saat negara kita merayakan 100 tahun kemerdekaan.

“Sebagai bangsa yang memiliki potensi kekayaan sumber daya alam, keragaman yang luar biasa. Indonesia memiliki visi besar yaitu Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Generasi muda adalah tulang punggung bangsa. Mereka adalah pewaris masa depan yang akan mengemban tanggung jawab besar dalam mewujudkan cita-cita bangsa visi Indonesia Emas 2045. Artinya, tidak lama lagi tinggal 22 tahun dan itu akan menjadi milik angkatan muda yang sekarang usianya ada di 18 ke atas.

“Mereka nanti di usia 35 tahun ke atas. Merekalah yang akan memiliki Indonesia, jika diberikan usia panjang kita bisa menyaksikan,” harapnya.

Lanjutnya, bahwa menurut perkiraan, Indonesia akan menjadi negara maju apabila gross national income 30.600 dollar USA per kapita, di mana saat ini masih 5.000 dollar USA per kapita. Untuk menjadi negara maju butuh enam kali usaha lebih dari posisi saat ini.

“Jadi kita belum baik-baik amat, walaupun angka pertumbuhan kita saat ini relatif baik dibanding 20 negara besar,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...