Logo Sulselsatu

KPID Sulsel Sebut Ada Penurunan Pelanggaran Penyiaran di Ekspose Monitoring

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 20 Desember 2023 19:01

Ekspose Monitoring KPID Sulsel. Foto: Istimewa
Ekspose Monitoring KPID Sulsel. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel periode 2020-2023 menggelar Ekspose Monitoring dengan tema ‘Hasil Pengawasan Isi Siaran’, Rabu (20/12/2023).

Ekspose Monitoring berlangsung di Aerotel Smile, Jalan Muchtar Lutfi, Makassar. Hadir sebagai narasumber, Komisioner KPID Sulsel periode 2007-2014 Rusdin Tompo, Akademisi Universitas Hasanuddin Mulyadi Mau, serta Anggota KPID Sulsel Bidang Isi Siaran A Muh Ilham. Anggota KPID Sulsel, Riswansyah Muchsin bertindak selaku moderator.

Ketua KPID Sulsel Irwan Ade Saputra menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Tujuannya, guna menyebarluaskan hasil monitoring dan pengawasan isi siaran yang dilakukan oleh KPID Sulsel dalam kurun waktu setahun ini.

Baca Juga : Dua Dekade KPID Awards, Penyiaran Diminta Perkuat Literasi Digital dan UMKM

“Jadi kita membentuk tim yang terdiri dari 7 orang untuk melakukan monitoring serta 1 orang bertindak sebagai analis. Nah, hasil temuan mereka inilah yang kami ekspose dalam kegiatan ini,” kata Riswansah.

Sementara itu, Anggota KPID Sulsel Bidang Isi Siaran A Muh Ilham menyebut, kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja wajib setiap tahun. Hal ini juga merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik.

“Hasil monitoring kami ada sejumlah pelanggaran isi siaran yang ditemukan di lapangan. Ada yang bersifat prinsip. Hal ini menjadi bagian penting yang selalu kami ingatkan kepada lembaga penyiaran,” katanya.

Baca Juga : Lembaga Penyiaran Dinilai Tidak Baik-baik Saja, Revisi Kembali UU Penyiaran Bisa Jadi Solusi

Hanya saja, kata Ilham, ada penurunan angka pelanggaran yang terjadi di Sulsel jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini patut disyukuri dan harus terus ditingkatkan pengawasannya pada tahun-tahun mendatang.

“Terkait konten atau isi siaran, ada beberapa yang kami panggil karena tidak sesuai dengan pedoman penyiaran. Dan itu mereka sudah perbaiki di episode selanjutnya,” tambah Ilham.

Meskipun demikian, di sisi lain ia menyebut bahwa kondisi dunia penyiaran di Sulsel saat ini sedang tidak baik-baik saja. Apalagi ditengah hadirnya new media yang turut mewarnai dunia penyiaran saat ini.

Baca Juga : KPU Sulsel Raih Penghargaan KPID Award 2024, Diakui Sebagai Lembaga Negara Paling Peduli Penyiaran

Ini tentu menjadi catatan khusus bagi kita semua insan yang terlibat dalam dunia penyiaran. Dari sinilah juga pentingnya revisi undang-undang penyiaran.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...