Logo Sulselsatu

Geliat Kelompok Maratua Lestarikan Terumbu Karang Bersama BRI Peduli

Asrul
Asrul

Kamis, 21 Desember 2023 22:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BERAU – Beningnya warna laut yang berwarna biru-kehijauan tampak begitu menyatu dengan putihnya pasir pantai di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Jika menyebut namanya, wisatawan mana pun akan setuju dengan keindahan alamnya.

Berkat keanekaragaman biota laut, termasuk terumbu karangnya, Maratua bahkan disebut para penyelam sebagai salah satu surga bawah laut terindah di Indonesia.
Nyatanya, ekosistem terumbu karang di laut Maratua tak tumbuh alami begitu saja. Ada peran tangan-tangan para pelestari lingkungan yang rajin melakukan transplantasi terumbu karang.

Salah satunya adalah Kelompok Maratua Peduli Lingkungan. Perkumpulan Masyarakat di Kecamatan Maratua ini terbentuk dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga potensi SDA dan ekosistem di wilayah pesisir.

Baca Juga : BRI Peduli Salurkan 270 Pompa Air Atasi Karhutla

“Semua bermula dari sekelompok anak muda yang terpikir untuk melestarikan lingkungan, khususnya terumbu karang di Desa Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Upaya tersebut sebenarnya sudah mulai dilakukan oleh anak-anak muda di Maratua sejak 2017. Namun, apa yang kami lakukan masih belum terlihat di masyarakat. Kegiatan yang dilakukan Kelompok Maratua Peduli Lingkungan baru benar-benar menyita perhatian pada 2019,” ungkap Muhammad Ilyas, Ketua Harian Kelompok Maratua Peduli Lingkungan.

Pria berusia 39 tahun tersebut kemudian menambahkan, “Hingga saat ini anggota Kelompok Maratua Peduli Lingkungan berjumlah 20 orang yang didominasi anak-anak muda. Bersama 20 orang ini, kami sudah berhasil melakukan transplantasi terumbu karang yang tersebar di beberapa titik di Maratua. Hasilnya, kawasan pesisir yang sebelumnya tidak ada terumbu karang, kini sudah ditumbuhi terumbu karang” ujarnya.

“Sebelum adanya Kelompok Maratua Peduli Lingkungan kondisi terumbu karang di Maratua sempat mengalami kerusakan di beberapa titik. Padahal, Maratua merupakan daerah wisata. Hal itu pula yang akhirnya membuat kami semakin termotivasi untuk melakukan transplantasi terumbu karang di banyak lokasi di Maratua.” Lanjut Ilyas.

Baca Juga : BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa

Sebagai informasi, terumbu karang di Indonesia merupakan terumbu karang yang terkaya di dunia. Dengan luas mencapai 2,5 juta hektar, terumbu karang Indonesia juga memiliki biodiversitas tertinggi di dunia. Sedikitnya 750 jenis karang yang termasuk ke dalam 75 marga terdapat di Indonesia.

Selain karena faktor perubahan iklim, kerusakan terumbu karang terjadi karena berlangsungnya aktivitas penangkapan ikan dengan cara merusak atau destruktif. Akibat dari hal tersebut 30,4 % terumbu karang di Indonesia dalam kondisi rusak.

Kolaborasi Bersama BRI Peduli

Baca Juga : Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Pengelola Sampah

Upaya konservasi terumbu karang yang dilakukan oleh Kelompok Maratua Peduli Lingkungan pun semakin menggeliat setelah berkolaborasi dengan BRI Peduli. Melalui program BRI Peduli Grow & Green, BRI berkomitmen mendukung dan menjaga ekosistem dengan biodiversitas laut yang tertinggi dibanding ekosistem laut lainnya, melindungi pantai dan daerah pesisir, serta mengurangi pemanasan global.

Berkat BRI Grow & Green, Kelompok Maratua Peduli Lingkungan pun jadi lebih maksimal dalam menjaga potensi sumber daya alam dan ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir Maratua.

“Kini terumbu karang di Maratua sudah mulai tumbuh banyak. Bagi masyarakat Maratua yang mata pencaharian utamanya sebagai nelayan, ekosistem terumbu karang yang lestari juga memberikan dampak positif tersendiri. Ikan jadi lebih banyak, sehingga hasil tangkapan nelayan pun jadi lebih melimpah. Dengan kondisi ekosistem terumbu karang yang sudah lestari, kami berharap masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Maratua juga ikut menjaga bersama, agar dampaknya bisa dirasakan juga oleh anak cucu kita di masa depan,” pungkas Ilyas.

Baca Juga : BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Kini Berangkat Sekolah dengan Sepeda

Pada kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bagian aksi nyata BRI dalam memerangi perubahan iklim yaitu program pemulihan dan pelestarian ekosistem yang berkelanjutan melalui penanaman pohon dan transplantasi terumbu karang.

Pelaksanaanya meliputi penyusunan desain program, penyediaan bibit, penananam, pemeliharaan dan pendataan kondisi perkembangan tanaman maupun terumbu karang.

Pihaknya berharap kegiatan tranplantasi terumbu karang dari BRI Peduli dapat memberikan manfaat bagi keberlanjutan dan kelestarian alam, khususnya ekosistem laut di Kepulauan Maratua. “Kami menitipkan kepada masyarakat setempat untuk dapat menjaga dan melestarikannya”, imbuhnya.

Baca Juga : Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum

Sebagai informasi, BRI Peduli Grow & Green sebelumnya sukses menanam 10.000 bibit Mangrove di Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, penanaman 2.500 bibit durian di Berau, Kalimantan Timur, penanaman 500 tanaman Mangrove di Kelurahan Pulau Tidung, Kab. Kepulauan Seribu dan penanaman 2.500 bibit pohon yang terdiri dari bibit kopi, pinus dan aren di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....