Logo Sulselsatu

Danny Pomanto Beri Syarat Rusmayani Madjid Akan Diganti Sebagai Dirut RS Daya

Asrul
Asrul

Selasa, 09 Januari 2024 14:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengumumkan rencananya untuk melakukan penyesuaian terkait penunjukan Rusmayani Madjid sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar.

Langkah ini diambil menyusul polemik yang timbul terkait latar belakang Rusmayani yang merupakan tenaga profesional dari kalangan non medis.

Danny Pomanto menyampaikan bahwa penunjukan kalangan profesional untuk menduduki jabatan direktur utama sebuah rumah sakit ternyata membutuhkan syarat tambahan.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

“Posisinya Ibu Maya di RSUD, (tenaga) profesional itu bisa (menjabat) tapi ternyata profesional itu syaratnya ada lagi,” ucap Danny, Senin (8/1/2024).

Syarat yang dimaksud adalah kompetensi manajemen rumah sakit. Hal ini sejalan dan telah diatur dalam perundang-undangan terbaru yakni UU Nomor 17 tahun 2023 pasal 186 ayat (2).

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa unsur pimpinan rumah sakit dapat dijabat oleh tenaga medis, tenaga kesehatan atau tenaga profesional yang memiliki kompetensi manajemen rumah sakit.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Harus punya kompetensi iya. UU Dokter kan baru disahkan, dan disitu ada profesional,” jelas Danny Pomanto.

Lanjut Danny, dirinya akan melakukan penyesuaian terkait posisi Rusmayani Madjid sebagai Direktur Utama di RSUD Daya Kota Makassar.

“Ada penyesuaian, minta izin ke pusat nanti,” pungkas Danny.

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

Diketahui, sebelum dilantik menjadi Dirut RSUD Daya Kota Makassar, Rusmayani Madjid menduduki jabatan sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Rusmayani dilantik sebagai Dirut RSUD Daya Kota Makassar pada 3 Januari 2024 lalu, menggantikan Ahmad Asyarie yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...