Logo Sulselsatu

Pilwalkot Makassar Arena Tarung Bebas

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 05 Juli 2024 13:45

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar tahun ini tak lagi diikuti petahana Moh Ramdhan Pomanto. Pemilik tagline “Anak Lorong” itu sudah dua periode menjabat.

Tak adanya petahana, membuat Pilwalkot Makassar menjadi arena tarung bebas bagi kandidat yang mengincar kursi 01.

Sejumlah nama telah muncul ke publik diantaranya, Munafri Arifuddin, Indira Yusuf Ismail, Andi Seto Asapa, Rusdin Abdullah, Abd Rahman Bando, Adi Rasyid Ali, Amri Arsyid, Azhar Arzyad, Sri Rahmi, Ahmad Susanto, dan Irwan Adnan.

Baca Juga : Resmi Ditetapkan DPRD Sebagai Wali Kota, Appi Siap Lanjutkan dan Inovasi Program Pembangunan Makassar

Direktur Riset Garis Polling Indonesia (Gaspol) Amul Hikmah Budiman, mengatakan sejumlah figur lama yang ingin kembali bertarung seperti Munafri Arifuddin alias Appi, Rusdin Abdullah dan Abd Rahman Bando punya kans kuat ikut berkontestasi.

“Saya pikir figur lama ini ada beberapa yang memang secara kekuatan elektoral dan kekuatan politik cukup bagus, contoh Appi. Rudal bisa saja kembali menjadi kompetitor yang tidak boleh dianggap enteng, walaupun belakangan Rudal tidak memiliki panggung politik dan sosial culture yang bisa dibangun selama ini,” ujar Amul kepada Sulselsatu.com.

Sementara Rahman Bando kata Amul pasca bertarung dengan Appi di Pilwali tahun 2020, politisi Demokrat itu memiliki interval waktu yang cukup panjang untuk kembali mengaktifkan jaringan kekuatan politiknya.

Baca Juga : KPU Resmi Tetapkan Appi-Aliyah Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2025-2030

“Rahman Bando sepertinya ada kehilangan kekuatan politik, namun, Rahman Bando cukup percaya diri masih bisa memulai konstestasi politiknya asalkan dia betul-betul tahu dengan siapa dia berpaket,” katanya.

Sementara figur baru kata Amul yang layak diperhitungkan adalah eks Bupati Sinjai Andi Seto Asapa, menurutnya politisi Gerindra itu bisa jadi kuda hitam.

“Seto walaupun dia banyak berkiprah di Sinjai sebagai kampung halamannya, namun hari ini Seto bisa dianggap sebagai kuda hitam. Dengan toko-tokoh besar di belakangnya. Sebagai figur baru di arena kontestasi Makassar, jangan lupa bahwa Seto hari ini sudah sangat masif melakukan gerakan politiknya, merekrut relawan dan bagaimana mengkonsolidasikan seluruh jaringan politiknya,” jelas Amul.

Baca Juga : Menunggu Putusan MK, Munafri Arifuddin Percaya Demokrasi Akan Menang

Nama lain adalah, Indira Yusuf Ismail, menurutnya Indira adalah calon kandidat yang bertopeng petahana.

“Indira adalah seorang ketua TP PKK yang sangat melekat dengan petahana (Danny) hari ini. Apalagi Danny masih menjabat, sehingga konsentrasi nanti. Beliau juga akan maju pilgub Sulsel, sehingga relasinya antara Danny saat pilgub jaringan politiknya bisa diaktifkan kembali,” tuturnya.

Sementara nama Rahman Pina, Ahmad Susanto, Amri Arsyid, Azhar Arsyad dan Irwan Adnan kata Amul memiliki peluang yang sama hanya beberapa memang tidak memiliki kendaraan politik.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Hadiri RunWithSMADA 2025, Apresiasi Dukungan Alumni SMADA di Pilwalkot

“Sehingga paling tidak peluang mereka bagaimana mencari peluang posisi 02. Tinggal bagaimana mengkonsolidasikan kekuatan politiknya untuk bisa berpaket dengan figur yang sdah mulai terang dan mendapatkan rekomendasi,” jelas Amul.

Direktur Eksekutif Script Survei Indonesia (SSI) Yuhardin, menilai ada beberapa kriteria untuk memenangkan pertarungan Pilwalkot Makassar.

“Pertama kemistri pasangan yang kuat (figur memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi), lalu dukungan partai yang kuat, tentu juga harus memiliki strategi dan tim yang masif dari kecamatan hingga tingkat TPS. Terakhir cost politik yang cukup,” ungkap yuhardin. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Asrul
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...