Logo Sulselsatu

Begini Rincian Unsur Pengaman Uang Rupiah Pecahan Rp100 Ribu yang Asli

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 24 Desember 2024 19:10

BI Sulsel sosialisasikan uang Rupiah asli kepada masyarakat di pasar. Foto: Istimewa.
BI Sulsel sosialisasikan uang Rupiah asli kepada masyarakat di pasar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mengidentifikasi keaslian uang Rupiah, masyarakat dapat menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang).

Metode 3D tersebut dapat digunakan untuk menemukan security feature yang ada pada uang Rupiah pecahan 100.000 tahun emisi 2016 seperti:

Pertama, bahan uang Rupiah asli terbuat dari serat kapas. Kemudian, warna uang terlihat terang dan jelas. Uang Rupiah asli warna dominan merah, terlihat jelas dan terang.

Baca Juga : SIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp9,64 Triliun, Komitmen Ekspor Capai Rp818,5 Miliar

Ketiga adalah teknik cetak yang terasa kasar pada beberapa bagian uang. Tampak depan uang rupiah asli hasil cetaknya terasa kasar apabila diraba pada lambang negara Garuda Pancasila, angka nominal “100000”, tulisan “Seratus Ribu Rupiah”, tulisan “Emisi 2016” serta gambar utama yaitu Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta.

Tampak belakang uang Rupiah asli terasa kasar pada bagian belakang angka “100000”, teks dengan frasa “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah Dengan Nilai Seratus Ribu Rupiah” dan tulisan “Bank Indonesia”.

Benang Pengaman Terdapat benang pengaman seperti dianyam dan akan berubah warna bila dilihat dari sudut pandang tertentu, juga terdapat tulisan “BI100000” pada uang Rupiah asli.

Baca Juga : Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi

Sedangkan uang palsu yang kami lihat juga terdapat benang pengaman yang dianyam, namun apabila dilihat dengan teliti tidak terdapat angka “BI100000” yang jelas dan presisi.

Lalu, Multi Colour Latent Image. Gambar tersembunyi multiwarna (Multicolour Latent Image). Pada uang Rupiah asli terdapat kombinasi warna merah, kuning dan hijau pada angka 100 yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu, letaknya di sudut kanan atas tampak depan uang Rupiah.

Watermark, yaitu tanda air (watermark) dan Electrotype (ornamen). Pada uang Rupiah asli tanda air berupa gambar pahlawan dan di ornamen terdapat ornamen logo BI dan letaknya presisi di kedua sisi uang.

Baca Juga : 22 UMKM REWAKO Binaan BI Sulsel Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

Selanjutnya, Gambar saling isi (Rectoverso). Logo BI yang akan terlihat utuh apabila diterawangkan ke arah cahaya pada uang Rupiah asli.

Perisai/Colour Shifting Gambar perisai akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang tertentu.

Mikroteks. Tulisan berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar, yang bisa dilihat pada angka “100000” sisi depan uang, angka “100” pada sisi belakang uang.

Baca Juga : BI Sulsel Bawa 11 UMKM Binaan Perluas Pasar di ISEF 2026

Terakhir adalah Gambar Raster. Berupa tulisan “NKRI” yang dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar, terletak di samping gambar pahlawan Dr. Ir. Soekarno sisi depan uang.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, cara lain untuk mengidentifikasi keaslian uang Rupiah yang tidak dibenarkan adalah dengan dibelah/disobek dan sejenisnya.

“Hal ini bertentangan dengan UU Mata Uang, di mana setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar sebagaimana tertulis pada Pasal 35 pada UU No. 7 Tahun 2011,” kata Rizki dalam rilis resmi, Selasa (24/12/2024).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....