Logo Sulselsatu

Dukung Zona Integritas, Kemenkum Sulsel Pacu Percepatan Digitalisasi Layanan Publik

Asrul
Asrul

Selasa, 07 Januari 2025 16:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kementerian Hukum dan HAM RI terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan melalui transformasi digital. Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran Zona Integritas (ZI) dan pencanangan layanan hukum berbasis digital yang berlangsung di Graha Pengayoman, Jakarta, pada Selasa (7/1/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, para Pimpinan Tinggi Pratama, serta seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum RI, termasuk Kakanwil Sulawesi Selatan, Andi Basmal.

Secara daring, kegiatan ini juga diikuti oleh Plt. Kepala Divisi Administrasi Basir, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan Heny Widyawati, serta pegawai Kanwil Sulsel lainnya.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Dalam pidatonya, Supratman menegaskan bahwa transformasi digital bertujuan mempercepat pelayanan hukum kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan di berbagai bidang seperti Administrasi Hukum Umum (AHU), Kekayaan Intelektual (KI), dan Peraturan Perundang-undangan akan sepenuhnya berbasis digital pada 2026.

“Kita targetkan semua pelayanan publik di Kemenkum dapat diakses secara digital paling lambat 2026. Namun, kami optimis sebagian besar layanan bisa terwujud pada 2025,” ujarnya.

Supratman juga mengungkapkan bahwa Kemenkum sedang membangun portal satu data sebagai sumber informasi yang dapat diakses oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Selain itu, dashboard eksekutif yang dikembangkan akan membantu pimpinan memantau kinerja pelayanan publik secara real-time.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi pelayanan publik yang lambat dan menyulitkan masyarakat. Semua harus transparan dan berbasis data,” tegas Supratman.

Dia menambahkan, transformasi digital ini selaras dengan pencanangan wilayah bebas korupsi (WBK). Dengan sistem berbasis data, ia yakin peluang terjadinya korupsi dan penyimpangan dapat diminimalkan.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menyatakan dukungannya terhadap program transformasi digital tersebut. Menurutnya, pelayanan publik berbasis digital akan meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan hukum kepada masyarakat.

“Kami siap mendukung penuh langkah Kementerian Hukum dalam mewujudkan transformasi digital. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan hukum yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” ungkap Andi Basmal.

Dengan transformasi digital ini, diharapkan pelayanan hukum di Kemenkum semakin modern, efektif, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....