Logo Sulselsatu

Program MBG Tawarkan Fleksibilitas Menu Sesuai Potensi Daerah

Asrul
Asrul

Senin, 27 Januari 2025 12:34

Antusiasme pelajar SMP Negeri 1 Binamu Jeneponto makan siang gratis dari program Presiden Prabowo (Istimewa)
Antusiasme pelajar SMP Negeri 1 Binamu Jeneponto makan siang gratis dari program Presiden Prabowo (Istimewa)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa belalang dapat menjadi salah satu menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sesuai dengan potensi dan kebiasaan pangan lokal di wilayah tertentu.

“Di daerah tertentu, mungkin serangga seperti belalang atau ulat sagu bisa menjadi bagian dari sumber protein,” ujar Dadan, Senin (27/1/2025).

Dadan menjelaskan bahwa program MBG tidak menetapkan standar menu nasional yang seragam. Sebaliknya, program ini dirancang dengan standar komposisi gizi yang harus dipenuhi, sementara menu disesuaikan dengan sumber daya lokal dan kebiasaan makan masyarakat di setiap daerah.

Baca Juga : APPMBGI dan Kemenko Pangan Perkuat Sinergi untuk Sukseskan Program MBG

Menurut Dadan, fleksibilitas ini memungkinkan berbagai wilayah untuk memanfaatkan potensi pangan lokal yang beragam.

Misalnya, masyarakat yang terbiasa mengonsumsi telur akan memiliki menu berbasis telur, sementara daerah yang memiliki sumber protein seperti ikan, belalang, atau bahan lokal lainnya dapat menyesuaikan menu MBG sesuai kebutuhan mereka.

“Isi protein di berbagai daerah sangat tergantung pada potensi sumber daya lokal dan preferensi masyarakat. Jadi, menu MBG tidak kaku, melainkan fleksibel sesuai kebutuhan lokal,” jelasnya.

Baca Juga : Ashabul Kahfi: Program MBG Jadi Komitmen Pemerintah Bangun Generasi Emas Bangsa

Selain sumber protein, variasi karbohidrat juga diperhatikan. Dadan mencontohkan masyarakat Halmahera Barat yang lebih sering mengonsumsi singkong dan pisang rebus sebagai pengganti nasi.

Keragaman ini menjadi bagian penting dari pendekatan program MBG untuk memastikan standar gizi terpenuhi tanpa memaksakan satu jenis menu untuk seluruh Indonesia.

Dadan menambahkan bahwa pemanfaatan pangan lokal, termasuk serangga seperti belalang, ulat sagu, dan bahan makanan tradisional lainnya, adalah langkah strategis untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat. Belalang, misalnya, dikenal sebagai sumber protein tinggi yang bernutrisi dan terjangkau di beberapa wilayah.

Baca Juga : Ashabul Kahfi Dorong Program MBG, Pastikan Anak Dapat Gizi Seimbang

“Dengan memanfaatkan potensi lokal, program MBG tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan pangan di setiap daerah,” tambahnya.

BGN berharap pendekatan ini dapat membantu mengurangi kekurangan gizi di Indonesia sekaligus memberdayakan sumber daya pangan lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi07 Oktober 2026 19:51
Penyaluran Kredit Perbankan Sulsel Naik 6,81 Persen hingga Juni 2026
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan menunjukkan pertumbuhan positif. Kondisi tersebut tercermin dari peningkatan aset, dana pihak ketiga (DPK), dan ...
Otomotif07 Oktober 2026 17:12
Toyota Agya Kuasai 34,3 Persen Market, Penjualan Capai 1.978 unit
Kalla Toyota kembali mencatat performa penjualan positif toyota Agya hingga September 2026. Sepanjang Januari hingga September 2026, total akumulasi ...
Ekonomi07 Oktober 2026 16:30
OJK Perluas Akses Informasi Pembiayaan UMKM
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang lebih ...
Hukum07 Oktober 2026 16:12
Korupsi Perjalanan Dinas, Kejati Tahan Eks Kepala BP2P Sulawesi III
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kembali menindak tegas kasus dugaan korupsi. Pada Selasa (6/10/2026), Tim Penyidik ...