Logo Sulselsatu

Prabowo Mulai 15 Mega Proyek Tanpa Ketergantungan Investasi Asing

Asrul
Asrul

Minggu, 16 Februari 2025 09:24

Presiden Prabowo Subianto. Ist
Presiden Prabowo Subianto. Ist

SULSELSATU.com, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa pemerintah akan memulai sedikitnya 15 mega proyek tahun ini dengan nilai investasi mencapai miliaran dolar. Proyek-proyek tersebut akan dibiayai tanpa ketergantungan pada investor asing.

“Kita akan mulai tahun ini minimal 15 mega proyek yang (nilainya) miliar dolar,” ujar Prabowo dalam pidatonya di acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra pada Sabtu (15/2/2025) malam.

Meskipun terbuka untuk investasi asing, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak akan bergantung pada modal luar negeri.

Baca Juga : OPINI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Prabowo Efek

“Kita mulai tanpa kita minta-minta investasi dari luar negeri. Ada yang datang dari luar, saya bilang silakan. Anda mau masuk ke Indonesia, kami terbuka. Tapi kita tidak akan mengemis. Kita akan bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengungkapkan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danatara akan mulai beroperasi pada 24 Februari 2025. Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Prabowo meminta agar pengawasan terhadap dana tersebut melibatkan organisasi keagamaan dan para mantan presiden.

“Ini harus kita jaga bersama karena itu saya minta semua presiden sebelum saya berkenan ikut menjadi pengawas di dana ini. Saya juga berpikir kalau perlu pimpinan NU, pimpinan Muhammadiyah, dari KWI, dan juga yang lain ikut juga membantu mengawasi,” jelas Prabowo.

Baca Juga : Idrus Marham Pastikan Soliditas Golkar Kawal Politik Luar Negeri Presiden Prabowo

BPI Danatara akan mengelola dana sebesar Rp980 miliar, yang diharapkan menjadi motor penggerak dalam mendukung proyek-proyek besar pemerintah.

Sebagai bagian dari strategi pembangunan, pemerintah telah melakukan pemangkasan anggaran dalam dua tahap besar. Pada tahap pertama, anggaran dipangkas hingga Rp300 triliun, sementara tahap kedua mencapai Rp308 triliun.

“Penghematan putaran pertama dari Kementerian Keuangan yang disisir pertama Rp300 triliun. Penghematan kedua Rp308 triliun,” ujar Prabowo.

Baca Juga : Kejar Kualitas Global, Prabowo Ingin Dirikan 10 Universitas Berstandar Internasional

Pemangkasan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas belanja negara serta mengoptimalkan sumber daya guna mempercepat pembangunan nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...
Pendidikan05 November 2026 17:57
Pelindo Jasa Maritim Kenalkan Dunia Kemaritiman ke Pelajar Tuban
Sebanyak 125 siswa kelas XII SMAN 2 Tuban, Jawa Timur, mendapat kesempatan mengenal industri kepelabuhanan dan dunia kemaritiman melalui program Pelin...
Hukum05 November 2026 17:15
Ahli Soroti Sprindik Lama dan Alat Bukti Berulang, Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Dinilai Cacat Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr M Syukri Akub, menyoroti penggunaan surat perint...