Logo Sulselsatu

Transisi Mulus, RTQ Tegaskan Fraksi PPP Makassar Dukung Pemerintahan Munafri-Aliyah

Asrul
Asrul

Rabu, 05 Maret 2025 07:48

Ketua Komisi A DPRD Makassar Rahmat Taqwa Qurais. Ist
Ketua Komisi A DPRD Makassar Rahmat Taqwa Qurais. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PPP, Rahmat Taqwa Qurais, menegaskan bahwa transisi pemerintahan dari Moh. Ramdhan Pomanto (Danny) ke Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham berjalan dengan baik.

Ketua Fraksi PPP ini menyebut kehadiran keduanya dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebagai bukti bahwa keduanya adalah negarawan sejati.

“Ini bukti bahwa baik Pak Danny maupun Pak Appi adalah negarawan. Mereka hadir bersama untuk menunjukkan kepada publik bahwa kontestasi sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersama-sama membangun Kota Makassar,” ujar Rahmat Taqwa Qurais, Rabu (5/3/2025).

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Rahmat juga menegaskan bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah resmi berkoalisi dengan pemerintahan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Keputusan ini diambil setelah pertemuan pimpinan PPP dengan Wali Kota Makassar.

“Pimpinan partai kami sudah bertemu dengan Pak Wali dan menyatakan koalisi. Jadi, kami berkoalisi dengan pemerintahan Mulia (Munafri-Aliyah). Insyaallah kami siap mendukung pemerintahan baru, karena itu adalah perintah partai,” tegasnya.

Salah satu program yang paling menarik perhatian Rahmat adalah rencana Pemkot Makassar untuk mencari bibit-bibit unggul yang akan disekolahkan ke luar negeri. Menurutnya, program ini bisa menjadi investasi jangka panjang bagi kota.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Membangun sesuatu itu tidak bisa instan, tapi 10 tahun ke depan, mereka yang disekolahkan ini bisa menjadi pemimpin unggul di Kota Makassar,” ujarnya.

Terkait wacana iuran sampah gratis, Rahmat menilai Wali Kota Munafri Arifuddin pasti sudah mempertimbangkan cara untuk tetap menjamin kesejahteraan petugas kebersihan.

“Iuran sampah itu digunakan untuk membayar mereka. Saya yakin Pak Wali sudah memikirkan mekanisme yang tepat, mungkin melalui subsidi silang,” kata Rahmat.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Rahmat juga menegaskan bahwa efisiensi dalam pemerintahan harus dilakukan demi kepentingan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk mengesampingkan perbedaan politik demi kemajuan Kota Makassar.

“Kalau efisiensi memang harus dilakukan, kenapa tidak? Kepentingan masyarakat adalah yang utama. Tidak ada lagi merah, kuning, biru, atau hijau. Yang ada adalah Kota Makassar dan pemerintahan yang solid antara eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....