Logo Sulselsatu

Jaga Masa Depan Pesisir, LAZ Hadji Kalla Dukung Penanaman 2.000 Mangrove di Majene

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 16 Juni 2025 17:04

Gerakan tanam mangrove LAZ Hadji Kalla bersama Estuaria Indonesia. Foto: Istimewa.
Gerakan tanam mangrove LAZ Hadji Kalla bersama Estuaria Indonesia. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAJENELembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla melalui program Aktif Positif berkolaborasi bersama Estuaria Indonesia dalam menyukseskan Gerakan Tanam 2.000 Mangrove.

Aksi tersebut telah dilaksanakan di Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Kegiatan ini melibatkan 52 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Sulawesi Barat, masyarakat pesisir, perwakilan mitra swasta dan Pemerintah Kabupaten Majene hingga relawan lingkungan.

Baca Juga : Baruga Golf Skill Contest 2026 Kembali Digelar, Berhadiah Mobil hingga Puluhan Juta Rupiah

Mereka pun sangat antusias berjalan menyusuri perairan setinggi betis di garis pantai Pamboang pada akhir Mei 2025 lalu.

Puluhan relawan ini pun menaruh harapan pada bibit mangrove yang mereka tanam. Ini bukan sekadar aktivitas penghijauan, melainkan bentuk cinta pada bumi dan kehidupan.

Gerakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya ekologis untuk melawan abrasi yang semakin menggerus garis pantai Majene.

Baca Juga : Kalla Toyota Luncurkan KIDDO, Hadirkan Ruang Belajar dan Bermain bagi Anak

“Saya belum pernah terlibat langsung dalam kegiatan seperti ini sebelumnya. Tapi hari ini saya merasa seperti sedang menanam masa depan. Bukan cuma belajar soal ekosistem, tapi juga soal gotong royong dan tanggung jawab sosial,” ujar Amir, salah seorang relawan yang merupakan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Sulawesi Barat.

Founder Estuaria Indonesia, Nurjirana, menjelaskan, kegiatan ini sebagai upaya perlawanan terhadap dampak perubahan iklim secara partisipatif.

Gerakan ini bukan hanya soal jumlah bibit mangrove yang ditanam, tetapi tentang menyatukan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Baca Juga : Loving Monday at KALLA Bertema Piala Dunia 2026, Perkuat Kolaborasi Insan Kalla

“Kegiatan ini bukan hanya penanaman, tapi sebuah komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan kehidupan pesisir. Kami ingin memantik kepedulian masyarakat agar terus terlibat setelah bibit ini tumbuh,” jelasnya.

Direktur Mangrove Learning Center (MLC) Tavip Anwar turut berbagi pengalaman dalam momen ini. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang konservasi mangrove, Tavip memberi edukasi langsung kepada peserta tentang pentingnya pola tanam yang benar dan pendekatan berbasis komunitas.

“Menanam itu bagus, tapi dalam jangka panjang. Yang lebih penting adalah edukasi. Tujuan menanam bukan sekadar menumbuhkan, tapi memberi kehidupan baru,” tegas Tavip.

Baca Juga : Bugis Waterpark Hadirkan Promo Holiventure Special July, Tiket Masuk Mulai Rp80 Ribu

PIC Program Aktif Positif LAZ Hadji Kalla, Kurniawan Jaya, menjelaskan, kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan prinsip ESG yang menjadi landasan di KALLA.

Gerakan tanam mangrove ini bukan hanya menyelamatkan pesisir, tetapi juga membentuk generasi yang peduli pada lingkungan dan masa depan.

“Zakat yang kami kelola, kami arahkan untuk mendukung program yang tidak hanya karitatif, tapi juga transformasional. Ini contoh nyata bahwa zakat bisa menjadi energi hijau yang menumbuhkan harapan,” tambahnya.

Baca Juga : Toyota Hilux Generasi Terbaru Hadir dengan Mesin 1GD dan Varian Listrik, Harga Mulai Rp436 Juta

Program Aktif Positif merupakan inisiatif dari LAZ Hadji Kalla untuk mendukung kegiatan komunitas dan organisasi sosial yang memiliki semangat pemberdayaan dan keberlanjutan. Proposal program dapat diajukan melalui laman resmi Yayasan Hadji Kalla dan akan diseleksi untuk mendapatkan pendanaan zakat yang produktif dan tepat sasaran.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video16 Juli 2026 22:13
VIDEO: DPR Soroti Isu Pengadaan 1,8 Juta Kipas Angin Rp1,8 Triliun di Program Koperasi Merah Putih
SULSELSATU.com – Komisi VI DPR RI menyoroti sejumlah pos anggaran dalam program Koperasi Merah Putih, termasuk isu pengadaan 1,8 juta unit kipas...
Video16 Juli 2026 21:31
VIDEO: KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar Sulsel: 47 Selamat, 24 Masih Dicari
SULSELSATU.com – Kapal motor KM Nurul Salsa yang mengangkut puluhan penumpang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (15/7/2026...
Makassar16 Juli 2026 20:06
DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyar...
Makassar16 Juli 2026 14:47
Tak Puas Hasil RDP, Komite Adat Kembali Geruduk DPRD Sulsel Desak Hak Angket GMTD
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan orang yang tergabung dalam Komite Adat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Sementara DPRD Sulawesi Selatan ...