Logo Sulselsatu

Atlet Peraih Medali PON Masih Menunggu Bonus, Pertina Sulsel Ingatkan Tanggung Jawab Pemprov

Asrul
Asrul

Kamis, 19 Juni 2025 19:40

Jufri Rahman memimpin kontingen Sulsel ke PON Aceh-Sumut. Ist
Jufri Rahman memimpin kontingen Sulsel ke PON Aceh-Sumut. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di balik sorak-sorai kemenangan dan peluh perjuangan para atlet Sulawesi Selatan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun lalu, kini tersisa keheningan yang menggantung.

Sembilan bulan telah berlalu sejak bendera merah putih dikibarkan lewat medali emas yang diraih Josua Holy Masihor dan rekan-rekannya di cabang tinju. Namun, hingga hari ini, bonus yang dijanjikan pemerintah tak kunjung datang.

Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya soal administrasi. Tapi bagi para atlet, ini tentang janji yang dilanggar, kepercayaan yang goyah, dan mimpi-mimpi yang tertunda.

Baca Juga : Amir Uskara Optimistis Pengurus Baru KONI Sulsel Mampu Dongkrak Prestasi Olahraga

“Saya tahu ada atlet yang ingin membahagiakan orang tuanya, ingin bangun rumah, ingin buka usaha. Tapi semua itu kandas. Bukan karena mereka kalah, tapi karena negara abai menepati janjinya,” ungkap Andi Januar Jaury Dharwis, Pembina Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel, dalam keterangan resminya ke media, Kamis (19/6/2025).

Suara Januar bukan sekadar kritik, melainkan seruan yang memuat kepedihan dan peringatan. Ia menyebut keterlambatan pencairan bonus sebagai kegagalan moral pemerintah, bukan semata-mata kesalahan birokrasi.

“Kita tidak sedang membicarakan soal angka. Kita sedang bicara soal kehormatan, komitmen, dan harga diri daerah,” ujarnya tegas.

Baca Juga : KONI Sulsel Resmi Dipimpin Darmawangsyah Muin, Janji Kembalikan Kejayaan Olahraga di Kancah Nasional

Pada PON 2024 lalu, para petinju Sulsel mempersembahkan satu medali emas dan lima perunggu—buah dari kerja keras bertahun-tahun, latihan yang penuh pengorbanan, dan semangat yang tak pernah pudar. Namun, setelah podium dan seremoni selesai, mereka seolah dibiarkan berdiri sendiri dalam sunyi, menunggu hak yang tak kunjung datang.

Mirisnya, menurut Januar, bonus atlet bahkan tidak tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Padahal, janji itu telah diucapkan secara terbuka oleh pejabat pemerintah sejak tahun lalu.

“Bonus atlet itu bukan hadiah, tapi hak. Ada dasar hukumnya. Jangan buat mereka merasa bersalah hanya karena menuntut apa yang seharusnya menjadi milik mereka,” tegas Januar, mengacu pada Pasal 60 ayat (3) Undang-Undang No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Ia juga menyoroti lemahnya pengawalan DPRD Sulsel dalam persoalan ini. Menurutnya, jika perlu, DPRD harus membentuk panitia kerja (Panja) khusus untuk menyelidiki alasan di balik absennya anggaran bonus dalam APBD.

“Kalau untuk urusan lain bisa cepat dibahas, mengapa soal atlet malah dilupakan? Padahal mereka membawa nama Sulsel di panggung nasional,” katanya dengan nada getir.

Januar bahkan memperingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan, banyak atlet potensial bisa saja memilih pindah ke daerah lain yang lebih menghargai mereka.

Baca Juga : Ajang Olahraga Satukan Dua Tokoh Politik Gowa

“Daerah lain sudah memberikan bonus. Kalau Sulsel tetap begini, kita bukan cuma kehilangan medali, tapi kehilangan kehormatan,” ucapnya, lirih.

Pernyataan itu bukan sekadar ancaman, melainkan refleksi dari kekecewaan yang dalam. Sebab di balik setiap medali, ada kisah pengorbanan yang tak pernah ditayangkan di layar kaca. Ada tangan-tangan yang lecet, tubuh yang lebam, dan semangat yang kadang harus dihidupi dengan harapan sederhana: dihargai.

“Prestasi tidak boleh menunggu anggaran. Apresiasi tidak boleh menunggu birokrasi. Kalau hari ini pemerintah abai, maka sejarah akan mencatat: bukan atlet yang gagal mengharumkan Sulsel, tapi pemerintah yang gagal menghargai juaranya,” tutup Januar yang juga eks legislator DPRD Sulsel itu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News07 Agustus 2026 16:44
PLN UIP Sulawesi Gandeng BINDA Sultra Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan i...
Berita Utama07 Agustus 2026 15:12
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI di Asia-Pasifik
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA meluncurkan Zankore by Indosat, platform infrastruktur kecerdasan buatan (Art...
Makassar07 Agustus 2026 15:02
Semarak HUT ke-102, Perumda Air Minum Makassar dan Karang Taruna Gelar Donor Darah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar bersama Karang Taruna Kota Makassar menggelar aksi donor darah di Aula Tirta Dharma P...
News07 Agustus 2026 13:34
Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji, Pembiayaan Haji Plus hingga Digital Jadi Motor Pertumbuhan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bank Muamalat terus memperkuat perannya dalam ekosistem haji nasional. Selain mencatat pertumbuhan kinerja bisnis yang po...