Logo Sulselsatu

Punya Peran Strategis, BI Sulsel Perkuat Literasi Halal Lifestyle Jurnalis

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 24 Juni 2025 10:54

Training for Trainer Ekonomi dan Keuangan Syariah di Novotel Suite Hotel, Yogyakarta bagi jurnalis Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Training for Trainer Ekonomi dan Keuangan Syariah di Novotel Suite Hotel, Yogyakarta bagi jurnalis Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, YOGYAKARTABank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi syariah masyarakat. Salah satu target pengembangannya adalah insan media.

BI Sulsel dalam upaya tersebut menggelar Training for Trainer Ekonomi dan Keuangan Syariah di Novotel Suite Hotel, Yogyakarta, Senin (23/6/2025) untuk 50 jurnalis dari Makassar.

Hadir Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama yang membuka acara mengatakan, media memiliki peran strategis yang bisa menyampaikan pesan dalam mengedukasi publik tentang keuangan syariah.

Baca Juga : Pemprov Sulsel dan BI Sinergi Dorong Hilirisasi dan Peningkatan Kualitas Investasi

“Pelatihan bagi jurnalis ini menjadi bagian dari kampanye nasional yang diusung BI dalam rangka Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah. Peran media yang aktif, literasi masyarakat tentang ekonomi syariah dapat meningkat,” ujar Wahyu.

Membahas lebih detail tentang halal lifestyle, BI Sulsel menghadirkan Siti Kamilia Albaar yang memaparkan materi Peran BI Dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sulsel.

Peningkatan literasi dan inklusi syariah bukan hanya tentang keuangan dan produk makanan tapi lebih luas dalam membentuk sebuah ekosistem.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Ekspor UMKM dan Kemandirian Pesantren Lewat REWAKO

Halal lifestyle siap didorong BI Sulsel menuju penerapan wajib halal secara nasional pada Oktober 2026 mendatang.

Ekosistem halal lifestyle mulai dari keuangan, wisata, fesyen, makanan dan minuman, media dan hiburan, kosmetik, farmasi, dan jasa.

Kamilia Albaar yang menjadi pemateri menyebutkan, strategi pengembangan ekonomi syariah secara nasional mengacu pada tiga pilar utama. Pertama, pengembangan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, serta peningkatan literasi serta inklusi.

Baca Juga : Bank Sulselbar Resmikan Kantor Cabang Syariah Maros, Perkuat Ekosistem Berbasis Syariah

“Salah satu bentuk nyata dari pilar literasi adalah penyusunan buku ajar ekonomi syariah mulai dari jenjang TK hingga SMA. Bahkan, materi khutbah Jumat kini juga memuat tema-tema ekonomi syariah yang disusun oleh Bank Indonesia,” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...