SULSELSATU.com, GOWA – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi generasi muda mengenai keselamatan berkendara.
Kali ini, edukasi dilakukan melalui program Honda Student Star yang dilaksanakan di SMKN 4 Gowa pada 24 Juli 2025, dan diikuti oleh 500 siswa baru dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Yang menarik, edukasi ini turut melibatkan Duta #Cari_Aman Honda, Muhammad Hasbi Abdul Hafid, siswa yang menjadi role model berkendara aman di bawah bimbingan langsung dari Wanny selaku Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel.
Baca Juga : Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Hasbi tampil membagikan pengalamannya sebagai generasi muda yang aktif mengkampanyekan keselamatan di jalan raya, sekaligus menunjukkan bahwa gaya dan keselamatan bisa berjalan beriringan.
Dalam sesi edukasinya, Hasbi menyampaikan pentingnya memahami risiko berkendara tanpa perlengkapan lengkap, seperti helm SNI, jaket, celana panjang, dan sepatu tertutup.
Ia juga mengajak teman-teman sebayanya untuk tidak malu tampil stylish dengan tetap menjaga keselamatan di jalan.
Baca Juga : Roadshow Terakhir Honda DBL 2026 Sambangi Dua Sekolah di Gowa dan Makassar
Wanny menyatakan bahwa kehadiran Hasbi sebagai Duta #Cari_Aman diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelajar.
“Hasbi adalah contoh nyata bahwa anak muda juga bisa menjadi agen perubahan dalam budaya berkendara. Kami membimbing Hasbi agar ia bisa menyampaikan pesan dengan cara yang dekat dan mudah diterima oleh generasinya,” ujarnya.
Menurut Wanny, edukasi kepada pelajar menjadi penting karena mereka adalah calon pengguna jalan yang aktif di masa depan.
Baca Juga : Solusi Mobilitas di Tengah Kelangkaan BBM, Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda EV
“Ingin menanamkan mindset bahwa berkendara bukan sekadar bisa membawa motor, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga keselamatan diri dan orang lain,” kata Wanny.
Dengan adanya kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap semangat kampanye #Cari_Aman terus menyebar luas, terutama di kalangan pelajar dan anak muda, agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan budaya berkendara yang aman bisa tumbuh sejak dini.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar