Logo Sulselsatu

Taufan Pawe Soroti Integritas Penyelenggara dan Kelemahan Pilkada dalam Workshop Kepemiluan di Unhas

Asrul
Asrul

Selasa, 29 Juli 2025 14:44

Anggota DPR RI Taufan Pawe. Ist
Anggota DPR RI Taufan Pawe. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Taufan Pawe, menegaskan pentingnya integritas dan pembenahan menyeluruh dalam sistem penyelenggaraan pemilu, terutama menjelang Pilkada Serentak mendatang.

Hal ini disampaikannya dalam workshop nasional bertajuk “Menuju Pemilu yang Adil dan Representatif” yang digelar di Ballroom Hotel Unhas, Selasa (29/7/2025).

Taufan secara lugas mengulas berbagai tantangan yang dihadapi dalam Pilkada Serentak 2024 lalu, termasuk sejumlah kelemahan yang muncul akibat implementasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga : Tatap Pemilu 2029, Golkar dan Kosgoro Sulsel Bidik 62 Persen Pemilih Muda

Menurutnya, putusan MK yang bersifat final dan mengikat harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian, seraya memastikan agar aspek-aspek teknis tidak menimbulkan kekacauan di lapangan.

“Putusan MK itu gamblang, tapi harus kita buka semua ruang diskusinya sebelum masuk dalam sistem kepemiluan ke depan. Ini soal kesiapan bersama, baik DPR maupun pemerintah,” ujarnya.

Ketua DPD I Golkar Sulsel itu juga menyoroti kasus-kasus pelanggaran seperti penggunaan ijazah palsu yang marak terjadi dalam proses pencalonan.

Baca Juga : Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Muhidin Dinilai sebagai Lokomotif Suksesnya Musda Golkar Sulsel

Taufan menekankan bahwa penyelenggara pemilu harus memiliki kewenangan lebih untuk melakukan verifikasi secara material, tidak hanya administratif.

“Penyelenggara harus berintegritas dan perlu diberi batasan yang jelas dalam menilai dokumen. Kita sedang merumuskan bagaimana penyelenggara bisa punya kewenangan menentukan bukti yang sah, tidak hanya formalitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Parepare dua periode ini menyatakan bahwa rekomendasi-rekomendasi dari workshop yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan tersebut sangat sejalan dengan arah kerja Komisi II DPR RI.

Baca Juga : IAS Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel, Siap Susun Kepengurusan Baru

“Apa yang muncul dari forum ini pada dasarnya senafas dengan semangat kami di Komisi II. Kami ingin pemilu yang bersih, akuntabel, dan representatif,” ujar Taufan.

Terkait isu keserentakan pemilu, ia mengakui terdapat dinamika dan pro-kontra, namun kembali menegaskan bahwa keputusan MK harus dihormati sebagai simbol kenegaraan.

“MK adalah lembaga tinggi negara yang punya kapasitas dan kewenangan konstitusional. Tidak ada pilihan lain, kita harus jalankan,” pungkasnya.

Baca Juga : Bahlil Lahadalia Soroti Musda Golkar Sulsel yang Sempat Digelar di Jakarta

Workshop tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, perwakilan Bappenas Maharani, serta para akademisi dari FISIP Unhas. Kegiatan ini bertujuan menjaring masukan publik dan pemangku kepentingan untuk revisi regulasi kepemiluan nasional yang lebih inklusif dan adil.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 10:57
Pegadaian Kanwil VI Luncurkan Program PANDE EMAS untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) meluncurkan Program PANDE...
News06 Agustus 2026 10:23
Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun meric...
Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...
Ekonomi06 Agustus 2026 09:34
Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
Kalla Institute terus memperkuat perannya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)....