Logo Sulselsatu

Taufan Pawe Soroti Integritas Penyelenggara dan Kelemahan Pilkada dalam Workshop Kepemiluan di Unhas

Asrul
Asrul

Selasa, 29 Juli 2025 14:44

Anggota DPR RI Taufan Pawe. Ist
Anggota DPR RI Taufan Pawe. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Taufan Pawe, menegaskan pentingnya integritas dan pembenahan menyeluruh dalam sistem penyelenggaraan pemilu, terutama menjelang Pilkada Serentak mendatang.

Hal ini disampaikannya dalam workshop nasional bertajuk “Menuju Pemilu yang Adil dan Representatif” yang digelar di Ballroom Hotel Unhas, Selasa (29/7/2025).

Taufan secara lugas mengulas berbagai tantangan yang dihadapi dalam Pilkada Serentak 2024 lalu, termasuk sejumlah kelemahan yang muncul akibat implementasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga : Resmi Dilantik Sarmuji, IAS Pasang Target Kursi DPRD Golkar di Sulsel Naik 50 Persen

Menurutnya, putusan MK yang bersifat final dan mengikat harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian, seraya memastikan agar aspek-aspek teknis tidak menimbulkan kekacauan di lapangan.

“Putusan MK itu gamblang, tapi harus kita buka semua ruang diskusinya sebelum masuk dalam sistem kepemiluan ke depan. Ini soal kesiapan bersama, baik DPR maupun pemerintah,” ujarnya.

Ketua DPD I Golkar Sulsel itu juga menyoroti kasus-kasus pelanggaran seperti penggunaan ijazah palsu yang marak terjadi dalam proses pencalonan.

Baca Juga : Kader Golkar di Sulsel Rindu Bertemu Bahlil, IAS Prediksi 4 Ribu Orang Hadiri Pelantikan dan Pesta Rakyat

Taufan menekankan bahwa penyelenggara pemilu harus memiliki kewenangan lebih untuk melakukan verifikasi secara material, tidak hanya administratif.

“Penyelenggara harus berintegritas dan perlu diberi batasan yang jelas dalam menilai dokumen. Kita sedang merumuskan bagaimana penyelenggara bisa punya kewenangan menentukan bukti yang sah, tidak hanya formalitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Parepare dua periode ini menyatakan bahwa rekomendasi-rekomendasi dari workshop yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan tersebut sangat sejalan dengan arah kerja Komisi II DPR RI.

Baca Juga : Amirullah Nur Dipercaya Pimpin Renovasi Kantor Golkar Sulsel, Anggaran Disiapkan Rp5 Miliar

“Apa yang muncul dari forum ini pada dasarnya senafas dengan semangat kami di Komisi II. Kami ingin pemilu yang bersih, akuntabel, dan representatif,” ujar Taufan.

Terkait isu keserentakan pemilu, ia mengakui terdapat dinamika dan pro-kontra, namun kembali menegaskan bahwa keputusan MK harus dihormati sebagai simbol kenegaraan.

“MK adalah lembaga tinggi negara yang punya kapasitas dan kewenangan konstitusional. Tidak ada pilihan lain, kita harus jalankan,” pungkasnya.

Baca Juga : HUT ke-62 Golkar, IAS Minta Kader Fokus Layani Rakyat Jelang Pemilu 2029

Workshop tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, perwakilan Bappenas Maharani, serta para akademisi dari FISIP Unhas. Kegiatan ini bertujuan menjaring masukan publik dan pemangku kepentingan untuk revisi regulasi kepemiluan nasional yang lebih inklusif dan adil.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....