Logo Sulselsatu

DPRD Sulsel Gelar RDP Bahas Harga Beras Mahal Bersama Bulog

Asrul
Asrul

Rabu, 06 Agustus 2025 17:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Bulog Sulselbar, Satgas Pangan, Badan Pusat Statistik, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta Perpadi Sulsel, Rabu (6/8/2025).

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait kenaikan harga gabah dan beras.

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati, mengatakan pertemuan ini digelar setelah pihaknya melakukan reses dan mendengar langsung keluhan dari konstituen.

Baca Juga : Kejati Sulsel Buka Peluang Panggil DPRD Sulsel Terkait Korupsi Perpustakaan Digital

“Sulsel ini surplus beras, tapi harga justru naik. Saat reses, kami mendengar langsung keluhan petani dan masyarakat. Oleh karena itu, kami perlu memanggil Bulog, Satgas Pangan, dan OPD terkait untuk mengetahui penyebabnya,” ujar Andi Irma.

Menurutnya, sejumlah faktor berkontribusi pada kenaikan harga, termasuk fluktuasi harga gabah di tingkat petani dan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET).

Meski begitu, pihak Bulog dan Satgas Pangan menegaskan telah melakukan pemantauan dan operasi pasar untuk menekan lonjakan harga.

Baca Juga : Kunker ke Barru, Komisi B DPRD Sulsel Fokus DBH, BPJS, dan Optimalisasi Aset

Komisi B DPRD Sulsel merekomendasikan agar pemerintah daerah menambah dukungan anggaran bagi OPD, khususnya dinas perdagangan, untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan harga di lapangan.

“Pengawasan di lapangan sering terkendala anggaran operasional. Kami minta Pemprov memberi perhatian lebih agar OPD bisa bergerak cepat memantau harga,” tegas Andi Irma.

Untuk itu, Komisi B DPRD Sulsel meminta Pemerintah Provinsi Sulsel untuk segera menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Baca Juga : Andi Tenri Indah Dikukuhkan Jadi Bunda Guru PGRI Gowa Pertama di Sulsel

Anggota DPRD Sulsel, Suriadi Bohari, menambahkan bahwa RDPU ini telah direncanakan jauh hari sebelumnya. Ia menegaskan tujuan utama pertemuan adalah mencari solusi agar harga beras tetap stabil.

“Kami ingin tahu apa yang menyebabkan harga beras naik sehingga menimbulkan keresahan. Sekarang harga mulai turun karena panen dan penyaluran beras program pemerintah. Namun, langkah antisipasi ke depan tetap diperlukan,” kata Suriadi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar27 Juni 2026 00:43
Mapolrestabes Makassar Didatangi Rombongan Pria Berpakaian Hitam
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mapolrestabes Makassar didatangi sekelompok pria pada Jumat (26/6/2026) malam. Kedatangan rombongan yang didominasi p...
Video26 Juni 2026 21:56
VIDEO: Prabowo Sebut Empat Kali Kalah Pilpres, Saya Tak Pernah Ganggu Pemerintahan
  SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto mengaku telah empat kali kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres). Meski demikian, ia menegask...
Video26 Juni 2026 20:15
VIDEO: Pansus DPRD Gowa Tegaskan Tak Usut Ranah Pribadi Bupati Husniah
SULSELSATU.com – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa menegaskan penyelidikan terhadap Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang han...
Metropolitan26 Juni 2026 15:56
Kapolri Mutasi Besar-besaran, 14 Kapolres di Sulsel Resmi Berganti
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap jajaran perwira Polri. Sebanyak...