Logo Sulselsatu

Pemkot dan DPRD Makassar Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Korupsi

Asrul
Asrul

Rabu, 15 Oktober 2025 20:23

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar menegaskan komitmen penuh dalam upaya pencegahan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan. Komitmen tersebut ditandai melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi yang digelar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Johanis Tanak, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua DPRD Kota Makassar beserta anggota, jajaran kepala SKPD, camat, staf ahli, serta para asisten lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Dalam arahannya, Johanis Tanak menegaskan bahwa kehadiran KPK di Makassar bukan sekadar melakukan pengawasan, melainkan memberikan edukasi tentang pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Kami hadir untuk memberikan edukasi agar Pemerintah Kota Makassar dapat menjalankan sistem pemerintahan yang baik, benar, dan penuh tanggung jawab. Tujuannya agar masyarakat percaya bahwa anggaran yang dikelola Pemkot dan DPRD digunakan secara tepat dan benar,” ujar Johanis.

Ia mengingatkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, eksekutif dan legislatif merupakan satu kesatuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, keduanya harus bersinergi menjaga amanah rakyat dengan menjauhkan diri dari praktik korupsi dalam bentuk apa pun, termasuk suap, gratifikasi, dan pemerasan.

“Dana yang bersumber dari masyarakat maupun dari pemerintah pusat harus dikelola secara bersih dan akuntabel, agar pemerintahan Kota Makassar tetap dipercaya dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tegasnya.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD untuk membangun ekosistem pemerintahan yang antikorupsi.

“Pertemuan ini bukan hanya seremonial, tapi langkah konkret dalam menciptakan keseragaman pola pikir dan tindakan antara eksekutif dan legislatif dalam pencegahan korupsi. Pertanggungjawaban atas uang negara harus jelas dan manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Munafri.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus menjadi budaya kerja bersama, bukan sekadar slogan. Sebagai bentuk keseriusan, Munafri bahkan membuka peluang bagi KPK untuk menempatkan stafnya secara langsung di Kota Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

“Kalau memungkinkan, kami siap jika ada staf KPK yang berkantor di Makassar. Ini agar pengawasan dan pembinaan bisa berjalan lebih efektif,” tambahnya.

Rapat koordinasi tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen antikorupsi oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, pimpinan dan anggota DPRD, kepala SKPD, camat, hingga jajaran staf ahli dan asisten Pemerintah Kota.

Melalui komitmen bersama ini, Pemkot dan DPRD Makassar meneguhkan tekad untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta berintegritas tinggi demi membangun kepercayaan publik dan kemajuan daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....