Logo Sulselsatu

Dukung Penguatan Gizi dan Inklusi Keuangan Masyarakat 3T, OJK dan IJK Luncurkan SPPG di Pangkep

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 19 Oktober 2025 16:02

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin saat mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talaka di Pangkep. Foto: Istimewa.
Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin saat mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talaka di Pangkep. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, PANGKEPOtoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan secara konsisten mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan gizi serta perluasan inklusi keuangan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Komitmen tersebut tercermin melalui partisipasi OJK dalam rangkaian kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talaka di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel.

Partisipasi OJK dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, sektor keuangan, dan masyarakat dalam memperkuat kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen

Inisiatif ini juga merupakan bagian dari implementasi Arah Kebijakan Presiden Republik Indonesia serta selaras dengan Program Asta Cita, khususnya Asta Cita ke-3 dan ke-4. Isinya menekankan peningkatan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, serta pemerataan pembangunan dan pemberdayaan daerah.

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin dalam sambutannya menyampaikan, OJK memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga dalam memastikan manfaat sektor keuangan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah 3T.

“Kami meyakini bahwa program ini selaras dengan Asta Cita ke-3 dan ke-4, yang menekankan pemerataan pembangunan dan pemberdayaan daerah untuk memperkuat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : EKSiS 2026 Perkuat Edukasi dan Akses Keuangan Syariah Bagi Masyarakat

Melalui sinergi dengan perbankan dan lembaga jasa keuangan, OJK terus mendorong pelaksanaan edukasi keuangan, inklusi keuangan, serta pembiayaan produktif yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang menempatkan kesejahteraan manusia sebagai prioritas utama.

Program SPPG dirancang sebagai dapur pusat yang memproduksi dan mendistribusikan makanan sehat dan bergizi untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga : Sultan QRIS Run 2026 Rayakan 7 Tahun Perjalanan QRIS

Melalui penyediaan makanan bergizi tersebut, program ini bertujuan meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dapat berperan dalam penyediaan modal kerja bagi penyelenggara SPPG maupun petani sebagai pemasok bahan baku.

Penyaluran pembiayaan tersebut tetap dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, dan tata kelola yang baik.

Baca Juga : Kredit Perbankan Sulsel Tumbuh 5,27 Persen, Tembus Rp176,30 Triliun

Dalam ekosistem itu, OJK menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong peningkatan inklusi keuangan guna memperkuat efektivitas pelaksanaan program.

Program SPPG Talaka merupakan inisiatif pemerintah yang dikembangkan sebagai model integrasi antara peningkatan gizi dan inklusi ekonomi masyarakat, yang dapat direplikasi di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Dengan dukungan lintas sektor yang melibatkan regulator, pemerintah daerah, dunia usaha, dan industri keuangan, program ini mencerminkan semangat kolaborasi untuk memperkuat kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh 30,80 Persen, Aset Capai Rp23,89 Triliun

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep, mitra industri keuangan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kolaborasi ini. Mari kita lanjutkan sinergi ini untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, berdaya, dan inklusif secara ekonomi,” tutup Moch Muchlasin.

Kegiatan Launching SPPG Talaka dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep, pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...
Video22 Agustus 2026 21:31
VIDEO: Rumah Terduga Pelaku Pembunuhan di Enrekang Dirusak Massa
SULSELSATU.com — Rumah terduga pelaku pembunuhan di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, dirusak massa, Jumat (21/8) malam. Massa membongkar rumah yang sa...