Logo Sulselsatu

PT Vale dan Pemda Luwu Timur Dialog Bersama Masyarakat Perkuat Kolaborasi, Pulihkan Towuti

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 30 Oktober 2025 12:04

Dialog terbuka PT Vale bersama Pemkab Luwu Timur dan masyarakat bahas pemulihan Towuti. Foto: Istimewa.
Dialog terbuka PT Vale bersama Pemkab Luwu Timur dan masyarakat bahas pemulihan Towuti. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com — Dari hari pertama insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari grup Mining Industry Indonesia (MIND ID) menjalankan komitmen transparansi dan pemulihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap masyarakat Towuti.

Prinsip transparansi ini diwujudkan melalui sosialisasi dan dialog interaktif bersama masyarakat secara berkala, dalam kerangka memulihkan kepercayaan dan menciptakan solusi bersama.

Upaya diskusi dengan masyarakat juga terus dilakukan. PT Vale kembali melaksanakan dialog terbuka dengan dimediasi oleh Irwan Bachri Syam selaku Bupati Luwu Timur, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Forkopimda.

Baca Juga : MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

Dalam pertemuan ini, perusahaan menegaskan kembali tanggungjawabnya, mulai dari menjaga agar lingkungan tetap terjaga dan bebas dari tumpahan minyak, hingga penyaluran biaya penanganan dampak kepada masyarakat terdampak.

“Komitmen kami adalah memastikan agar penanganan sisa-sisa minyak berjalan sesuai harapan, lingkungan kembali bersih seperti semula, serta masyarakat mendapatkan haknya secara adil dan dapat dipertanggungjawabkan. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah adalah kunci untuk memastikan agar semua proses bisa segera rampung,” ujar Budiawansyah selaku Director / Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk usai dialog yang berlangsung di Taman Antar Bangsa, Senin (27/10/2025).

Lewat kolaborasi ini, PT Vale dan Pemda Luwu Timur telah melakukan asesmen lapangan bersama tim gabungan dinas teknis Pemkab untuk mengklasifikasikan dampak insiden berdasarkan kategori: sawah, kebun, empang, ternak unggas, ternak besar, nelayan, hingga sumur air, masing-masing dengan tingkat keparahan rendah, sedang, hingga tinggi.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton

Berdasarkan klasifikasi ini, mekanisme kompensasi dirancang agar setiap warga terdampak menerima haknya secara proporsional.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengingatkan bahwa solusi penyaluran biaya penanganan dampak yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat harus dilihat secara adil sesuai kondisi riil yang dihadapi.

“Mekanisme dalam proses pembayaran melalui beberapa tahapan; satu rupiah yang keluar harus bisa diaudit dan dipertanggungjawabkan. Pada pertemuan hari ini PT Vale sudah memberikan jawaban-jawaban untuk kita semua,” kata Irwan.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Seorang petani penggarap di Desa Timampu Iswanto menyampaikan keresahannya.

“Karena peristiwa ini aktivitas kami berhenti, lalu kemana kami mencari penghidupan?,” ujarnya.

Dalam menanggapi hal tersebut, Budiawansyah memberi jawaban yang solutif bahwa perusahaan memahami situasi yang dihadapi masyarakat saat ini sehingga berbagai upaya dilakukan agar memperoleh solusi terbaik sesuai dengan mekanisme yang berdasarkan prinsip adil dan proporsional.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

Komitmen pemulihan Towuti yang dilakukan PT Vale bukan hanya sekadar program jangka pendek, kondisi lingkungan, termasuk kualitas air dan tanah, telah menunjukkan hasil uji yang aman dan berada di bawah baku mutu pemerintah.

Proses penyaluran biaya penanganan dampak akan terus berlanjut hingga setiap individu yang terdampak memperoleh haknya sesuai kondisi yang dihadapi.

Insiden tumpahan minyak di kawasan konservasi dan dampak lingkungan di Towuti kini dijawab dengan fakta lapangan dan kolaborasi nyata bersama pemerintah daerah.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

PT Vale menekankan bahwa pemulihan lingkungan termasuk kawasan konservasi Danau Towuti, serta aspek sosial masyarakat, dijalankan melalui pendekatan transparan, ilmiah, dan partisipatif.

Perseroan menjalankan seluruh proses pemulihan dengan prinsip GCG (Good Corporate Governance), serta terbuka terhadap audit independen, verifikasi publik, dan dialog konstruktif dengan semua pemangku kepentingan.

Komitmen PT Vale terhadap reklamasi area, pelestarian keanekaragaman hayati, dan pemberdayaan komunitas lokal memperkuat visi perusahaan untuk memimpin pertambangan yang berkelanjutan dan etis di Indonesia.

“Dengan keterbukaan data dan niat baik dari semua pihak, kami percaya pemulihan Towuti bisa menjadi contoh kolaborasi yang membangun, bukan perdebatan yang memecah,” tutup Budiawansyah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...