Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Desak Penguatan Sistem Keamanan Anak Pasca Kasus Penculikan di Panakkukang

Asrul
Asrul

Senin, 10 November 2025 15:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus penculikan yang menimpa Bilqis, bocah empat tahun asal Panakkukang, menjadi alarm serius bagi Kota Makassar.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menilai insiden ini harus menjadi momentum memperketat perlindungan anak, terutama di ruang publik yang kini semakin rentan.

Anggota DPRD Kota Makassar, Basdir, menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut, dinamika kota yang sibuk dan mobilitas tinggi kerap membuat kewaspadaan terhadap anak menurun.

Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot

“Kasus ini tidak boleh dianggap biasa. Keamanan anak adalah tanggung jawab bersama. Polisi sudah bergerak cepat, tapi masyarakat juga harus aktif menjaga lingkungan,” ujar Basdir, Senin 10 November.

Basdir memberikan apresiasi besar kepada jajaran Polrestabes Makassar yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku dalam waktu hanya enam hari. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga rasa aman warga.

“Dalam waktu singkat, kepolisian bisa melacak pelaku hingga ke luar provinsi. Ini bukti aparat bekerja profesional dan responsif terhadap keresahan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM

Meski demikian, Basdir mengingatkan bahwa selesainya kasus Bilqis bukan berarti tugas perlindungan anak telah tuntas. Menurutnya, Kota Makassar masih perlu membangun sistem pencegahan yang kokoh agar kejadian serupa tidak terulang.

“Tugas kita bukan hanya menemukan Bilqis, tetapi memastikan tidak ada anak lain yang menjadi korban karena kelalaian atau kurangnya kepedulian,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali semangat gerakan sosial Jagai Anakta sebagai budaya kolektif masyarakat Makassar. Konsep ini, kata Basdir, harus diterapkan setiap hari, bukan hanya menjadi slogan.

Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah

“Jagai Anakta itu tanggung jawab sosial. Kalau melihat anak kecil sendirian di ruang publik, jangan abaikan. Tanyakan, dekati, atau bantu. Itu bentuk kepedulian sebagai warga,” tambahnya.

Basdir turut mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun tempat bermain anak. Ia menilai rasa aman semu sering membuat orang tua lengah.

“Orang tua harus tahu di mana anaknya bermain dan dengan siapa. Kejahatan bisa muncul kapan saja,” ujarnya.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Menyangkut langkah pencegahan, anggota dewan tersebut meminta pemerintah kota bekerja sama dengan kepolisian untuk memperkuat pengawasan publik, termasuk penambahan kamera CCTV di ruang-ruang yang sering dikunjungi anak, serta memperbanyak patroli rutin.

“Kita perlu memperkuat pencegahan, bukan hanya menindak setelah kejadian. Keamanan anak tidak boleh ditunda,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis06 Agustus 2026 11:25
IPCM Kawal Sandar Perdana Kapal Panamax MSC Bremerhaven V di Patimban
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil melayani proses sandar perdana kapal peti kemas berukuran Panamax, MSC Bremerhaven V di Pelabuhan Patimba...
Ekonomi06 Agustus 2026 10:57
Pegadaian Kanwil VI Luncurkan Program PANDE EMAS untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) meluncurkan Program PANDE...
News06 Agustus 2026 10:23
Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun meric...
Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...