Logo Sulselsatu

Luwu Timur Wilayah Rawan Gempa, PT Vale Siap Hadapi Risiko Bencana

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 11 November 2025 21:12

PT Vale Indonesia. Foto: Istimewa.
PT Vale Indonesia. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mencatat Kabupaten Luwu Timur sebagai wilayah yang masuk daftar rawan bencana gempa bumi.

Catatan panjang sejarah kegempaan di Luwu Timur erat kaitannya dengan pergerakan Patahan Matano. Patahan ini telah memicu sejumlah gempa signifikan, seperti pada tahun 2002 dan 2011.

Pergerakan patahan ini juga bertanggung jawab atas terbentuknya Danau Matano di Sorowako. Sebuah danau tektonik yang menjadi bukti dinamika bumi aktif di wilayah tersebut.

Baca Juga : PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026, Perkuat Komitmen Bangun Tempat Kerja Berpusat pada Manusia

Catatan sejarah bahkan menunjukkan gempa besar di bagian selatan Sulsel pada 1820, serta gempa yang disertai tsunami di Kepulauan Selayar pada 1828 dan 1897.

Selain gempa di Luwu Timur, Sulsel memiliki rekam jejak bencana alam yang panjang. Gempa besar pernah mengguncang Bone pada 1993 dan Pinrang pada 1997, yang dipicu pergerakan Patahan Walanae.

Menanggapi hal tersebut, Chief Officer Project PT Vale Indonesia Muh Asril mengatakan, perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan mitigasi terhadap potensi gempa bumi di area operasinya.

Baca Juga : Ribuan Warga Ikut EnviRun 2026, PT Vale Gaungkan Gerakan Peduli Lingkungan

Danau Matano terbentuk dari proses tektonik. Kita sudah tahu itu. Pertama kali kita lakukan situ di biotek, termasuk mitigasi gempa,” kata Asril pada Rabu (27/8/2025) lalu.

Perusahaan telah melakukan upgrade infrastruktur kritis sejak peristiwa gempa tahun 2004. Dan, Larona yang sebelumnya didesain dengan standar lama, telah ditingkatkan kapasitasnya dua tahun lalu.

“Larona itu dulu mendesainnya menggunakan standar original 2004. Dua tahun lalu, kita sudah memasang perkuatan di sana sehingga kita naikkan kekuatannya,” tambah Asril.

Baca Juga : RUPST PT Vale Setujui Dividen US$45,6 Juta, Laba Bersih 2025 Naik 32 Persen

PT Vale juga menerapkan standar konstruksi yang lebih ketat untuk infrastruktur baru, termasuk penggunaan pancang berukuran besar untuk Jetty Penstock Intake (JPI).

Asril mengakui, penerapan standar tinggi ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Menanggapi kejadian kebocoran pipa yang terjadi baru-baru ini, Asril menyatakan bahwa sebagian besar pipa sudah di-upgrade dan kejadian tersebut masih dalam investigasi.

Baca Juga : PT Vale Menjaga Mimpi Anak Desa Tetap Sekolah Lewat Beasiswa Anak Asuh

“Kami betul-betul akan koreksi jika memang terjadi hal-hal deviasi dari rencana yang kami lakukan. Khususnya masalah kemanusiaan, termasuk penanganannya,” pungkas Asril.

Perusahaan berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan sistem mitigasi bencana di area operasinya, dengan fokus pada keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Menurut Guru Besar Fakultas Teknik Unhas Prof. Adi Maulana, pulau Sulawesi terbentuk dari interaksi beberapa lempeng bumi, menjadikannya wilayah dengan aktivitas seismik tinggi.

Baca Juga : PT Vale Jalani Audit IRMA, Perkuat Praktik Pertambangan Bertanggung Jawab

Interaksi ini melahirkan sejumlah patahan aktif regional, seperti Patahan Palu-Koro, Patahan Matano, Patahan Mamuju-Majene, Patahan Lawanopo, Patahan Walanae, dan Patahan Saddang.

“Jalur patahan ini tidak hanya memicu gempa, tetapi juga memengaruhi potensi tanah longsor, terutama di daerah topografi tinggi dengan batuan yang telah lapuk,” ujar Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin ini.

Ia menekankan, literasi kebencanaan bukan untuk menakuti, tetapi untuk membangun kepercayaan diri dan ketangguhan masyarakat.

Langkah-langkah konkret yang harus dilakukan antara lain pemetaan potensi bencana, mitigasi struktural dan non-struktural, edukasi berkelanjutan, serta penerapan manajemen penanggulangan bencana yang komprehensif.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi10 Juni 2026 22:39
MITRA10 Gelar Gala Dinner Bersama Mitra Bisnis dalam Rangkaian Grand Opening Celebration
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mitra10 terus memperluas jangkauannya di Indonesia dengan menghadirkan gerai baru di Kota Makassar. Menjelang peresmian o...
Video10 Juni 2026 21:50
VIDEO: Prabowo Heran Dikritik Soal Kunjungan Luar Negeri
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto mengaku heran dengan kritik terhadap intensitas kunjungannya ke luar negeri. Menurut Prabowo, Preside...
OPD10 Juni 2026 21:25
Polemik Pengunduran Diri Serentak Kepsek, DPRD Sulsel Segera Gelar RDP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polemik pengunduran diri sejumlah kepala SMA dan SMK Negeri di Sulawesi Selatan mendapat perhatian serius dari Komisi E D...
Makassar10 Juni 2026 21:15
Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Munafri: Jadi Dasar Arah Pembangunan dan Investasi Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat S...