Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Peringatkan Potensi Politisasi dalam Pemilihan RT/RW, Minta Aparat Tetap Netral

Asrul
Asrul

Rabu, 12 November 2025 16:35

Legislator PDIP Makassar Udin Saputra Malik. Foto/Sulselsatu
Legislator PDIP Makassar Udin Saputra Malik. Foto/Sulselsatu

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jelang pemilihan RT/RW serentak pada 3 Desember 2025, DPRD Kota Makassar menegaskan pentingnya menjaga proses pemilihan tetap bersih dari praktik politik praktis. Penegasan ini disampaikan Anggota Komisi A DPRD Makassar, Udin Saputra Malik, yang menyoroti meningkatnya laporan potensi intervensi dan politisasi di tingkat kelurahan.

Udin mengingatkan bahwa pemilihan RT dan RW bukan arena perebutan kekuasaan, melainkan ruang pengabdian bagi warga yang bersedia melayani lingkungannya. Ia meminta semua pihak, khususnya aparatur pemerintah, menjaga integritas pelaksanaan pemilihan.

“Pemilihan RT/RW itu bukan arena politik. Jangan ada lurah atau aparat yang ikut campur. Ini pesta demokrasi tingkat warga dan harus dijalankan dengan jujur serta netral,” tegas Udin, Rabu 12 November.

Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot

Politisi berlatar belakang dokter itu mengatakan pihaknya menerima sejumlah sinyalemen terkait keterlibatan oknum pejabat di lapangan. Ia mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk mengawasi secara ketat seluruh ASN, terutama lurah dan camat, agar tidak memanfaatkan jabatan untuk memenangkan calon tertentu.

“Jangan sampai keberhasilan lurah atau camat diukur dari berapa banyak tim sukses yang menang jadi RT/RW. Itu merusak demokrasi dan kepercayaan warga,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Udin kembali mendorong pembentukan badan pengawas independen—semacam bawaslu mini—untuk memantau jalannya pemilihan. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan pemerintah terhadap dirinya sendiri tidak cukup untuk menjamin netralitas.

Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM

“Harus ada badan independen yang bisa menilai secara objektif jika terjadi pelanggaran. Tanpa itu, rawan muncul konflik dan ketidakpercayaan publik,” ujarnya.

Udin menilai pelaksanaan pemilihan RT/RW serentak tahun ini juga akan menjadi indikator kedewasaan demokrasi di tingkat lokal. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemilihan hanya dapat dicapai jika semua pihak sepakat menyingkirkan kepentingan politik dari proses pemilihan.

“Kalau pemilihan RT/RW bersih dari politisasi, itu kemenangan demokrasi. Tapi jika masih diwarnai kepentingan politik, masyarakat akan kehilangan kepercayaan,” ujarnya.

Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah

Ia juga mengingatkan pentingnya suasana kekeluargaan dalam pemilihan. Menurutnya, persaingan di tingkat lingkungan cenderung sensitif dan mudah memicu konflik apabila tidak disikapi dengan kedewasaan.

“Kalau bisa diselesaikan lewat musyawarah, kenapa harus bersitegang. Ini pesta demokrasi warga, bukan ajang permusuhan,” katanya.

Udin turut menyoroti masih banyaknya kesalahpahaman terkait persyaratan calon RT/RW. Ia menegaskan bahwa pemilihan tidak membutuhkan rekomendasi partai politik maupun syarat administratif yang tidak tercantum dalam aturan resmi.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

“Tidak ada urusan rekomendasi partai. Soal lunas PBB atau retribusi sampah itu lebih ke etika sosial, bukan syarat administrasi. Pemerintah harus aktif meluruskan informasi ini,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis06 Agustus 2026 11:25
IPCM Kawal Sandar Perdana Kapal Panamax MSC Bremerhaven V di Patimban
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil melayani proses sandar perdana kapal peti kemas berukuran Panamax, MSC Bremerhaven V di Pelabuhan Patimba...
Ekonomi06 Agustus 2026 10:57
Pegadaian Kanwil VI Luncurkan Program PANDE EMAS untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) meluncurkan Program PANDE...
News06 Agustus 2026 10:23
Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun meric...
Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...