Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Sepakat Amankan Anggaran Stadion Untia di APBD 2026

Asrul
Asrul

Rabu, 19 November 2025 08:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pembangunan Stadion Internasional Untia dipastikan tetap masuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Makassar pada APBD 2026. DPRD Makassar menyatakan komitmennya menjaga konsistensi penganggaran proyek tersebut meski kondisi keuangan daerah tengah tertekan akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menegaskan bahwa pembahasan KUA-PPAS hingga penyusunan APBD pokok 2026 telah mengarahkan agar kelanjutan pembangunan stadion tidak terganggu oleh revisi fiskal.

“Stadion Untia tetap terakomodasi dalam APBD pokok 2026. Itu kita kawal,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Supratman mengungkapkan bahwa meski terdapat koreksi anggaran lebih dari Rp500 miliar akibat pemotongan dana pusat, Pemkot Makassar bersama DPRD berhasil menutup sebagian besar kekurangan melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sekitar 200 sampai 300 miliar bisa ditutupi dari PAD. Pemerintah sedang menggenjot penerimaan pajak dan sektor lain, dan kami optimistis itu bisa meng-cover kebutuhan daerah,” tambahnya.

Terkait Stadion Internasional, ia menyampaikan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah memastikan kesiapan anggaran tahap awal pada 2026.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Pekerjaan yang akan mulai dieksekusi meliputi penimbunan kawasan dan pemasangan tiang pancang sebagai fondasi awal proyek multiyears tersebut.

Kebutuhan awal diperkirakan lebih dari Rp100 miliar, sementara penyelesaian proyek ditargetkan berlangsung bertahap hingga 2027.

Dari sisi pembahasan anggaran, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar menegaskan pentingnya menjaga ruang fiskal untuk proyek strategis seperti Stadion Internasional.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

Juru Bicara Banggar, Ray Suryadi, menuturkan bahwa meski Belanja Modal mengalami penurunan cukup dalam, terutama pada pos peralatan, mesin, serta jalan dan jaringan, pembangunan stadion tidak boleh terkena imbas pemangkasan.

“Penurunan alokasi tidak boleh menghentikan pembangunan prioritas. Stadion Internasional adalah infrastruktur strategis yang harus dijaga konsistensi penganggarannya,” ujar Ray.

Ia juga menekankan perlunya penguatan monitoring dan evaluasi agar serapan Belanja Modal di SKPD teknis tetap optimal meski plafon anggaran menurun.

Baca Juga : Hadiri RDP di DPRD Makassar, Taufan Pawe Minta RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai Cucunya Meninggal

Menurut Ray, pembangunan stadion tidak hanya memberi dampak pada sektor olahraga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jangka panjang bagi Kota Makassar.

“Ini bukan hanya soal fasilitas olahraga, tetapi juga pengungkit ekonomi daerah,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...