SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, menyambut baik atas selesainya pembangunan Gedung Peasa Aroa. Gedung tersebut digunakan sebagai fasilitas bersama bagi tiga sekolah di Kecamatan Nuha. ( 4 Desember 2025 )
Kehadiran gedung tersebut sebagai bukti konkret sinergi antar stakeholder dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Luwu Timur.
Jihadin mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat sehingga pembangunan gedung tuntas lebih cepat dari jadwal.
“Kita patut bangga karena pembangunan gedung ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi bahkan lebih cepat dari target. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan fasilitas pendidikan, khususnya di Kecamatan Nuha,” ujar Jihadin.
Menurutnya, fasilitas seperti Gedung Peasa Aroa sangat dibutuhkan, terutama di wilayah yang memiliki kompleksitas sosial dan keberagaman sekolah seperti Sorowako dan sekitarnya. Dengan penggunaan bersama oleh tiga sekolah, gedung ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang inklusif.
“Gedung ini menjadi representasi persatuan. Tiga sekolah dapat memanfaatkannya bersama, dan ini menjadi contoh bahwa pembangunan pendidikan bisa dilakukan dengan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Jihadin juga mendukung pesan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang menekankan pentingnya kualitas estetika dan standar bangunan pendidikan. Ia berharap konsep seperti ini dapat diadopsi pada pembangunan fasilitas sekolah lainnya di Kabupaten Luwu Timur.
“Gedung sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi lingkungan pembentuk karakter. Karena itu kualitas bangunan, desain modern, hingga pemilihan warna yang tepat harus diperhatikan agar siswa nyaman dan termotivasi,” ujar Jihadin.
Lebih jauh, Jihadin menilai penamaan Peasa Aroa memiliki makna filosofis yang kuat, yaitu mengedepankan musyawarah dan kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan.
“Nama ini punya nilai budaya dan pesan moral yang baik. Semoga digunakan bukan hanya sebagai nama gedung, tetapi juga menjadi prinsip dalam kegiatan pendidikan di dalamnya,” tutupnya.
Acara peresmian berlangsung sederhana namun penuh makna, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Luwu Timur, pemotongan pita oleh Dandim 1403 Palopo, serta penampilan siswa TK Dharma Wanita Sorowako. Pejabat daerah, pihak sekolah, guru, hingga perwakilan PT Vale turut hadir.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar