Logo Sulselsatu

Makassar Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama di Era Kepemimpinan Munafri

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 27 Januari 2026 20:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar kembali mencatatkan capaian di sektor kesehatan dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Pusat, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D., AAK kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin. Prosesi penyerahan berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).

Kategori Pratama diberikan berdasarkan penilaian terhadap tingginya capaian kepesertaan dan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Data menunjukkan jumlah kepesertaan JKN di Makassar telah menembus lebih dari 98 persen dari total penduduk, sementara tingkat keaktifan peserta berada di atas 80 persen.

Selain capaian kepesertaan, Pemerintah Kota Makassar juga dinilai memenuhi komitmen pendanaan untuk program JKN hingga tahun 2026 dan berlanjut, sehingga keberlanjutan layanan jaminan kesehatan tetap terjamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menuturkan penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam memperluas akses jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Penghargaan atas program ini sejalan dengan visi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam membangun Makassar sebagai kota yang sehat, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat melalui JKN,” ujarnya.

Menurut Nursaidah, implementasi Universal Health Coverage (UHC) menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Makassar. Program ini memastikan penduduk mendapatkan layanan kesehatan tanpa terkendala biaya, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.

Melalui UHC, masyarakat dapat mengakses layanan mulai fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rujukan lanjutan di rumah sakit dengan memanfaatkan BPJS Kesehatan.

Ia juga menyampaikan target peningkatan status Makassar ke kategori Utama, yang mensyaratkan tingkat keaktifan peserta JKN di atas 90 persen. “Komitmen dan kolaborasi antar perangkat daerah akan terus diperkuat agar capaian ini dapat meningkat,” kata dia.

Sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebut menjadi faktor penting dalam validasi data penduduk dan keaktifan kepesertaan JKN.

“Kolaborasi lintas SKPD ini akan terus dioptimalkan agar layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi warga Kota Makassar dapat terwujud,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...