Logo Sulselsatu

Akademisi Nilai RDMP Balikpapan Pangkas Impor BBM dan Tekan Defisit Transaksi Berjalan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 11 Februari 2026 18:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pakar energi Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Muhammad Bachtiar Nappu mengapresiasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang baru saja diresmikan pemerintah. Dia mengatakan, selama ini Indonesia masih bergantung pada pembelian BBM jadi dari Singapura dengan harga yang mahal.

“Kita selama ini selalu membeli bensin yang sudah jadi dari Singapura, tentu harganya mahal. Akan lebih bagus kalau di fasilitas RDMP kita olah sendiri minyak mentahnya, kemudian kita dapat sendiri bensin jadinya,” kata Bachtiar dalam diskusi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/02/2026).

Bachtiar pun berpandangan penguatan kapasitas kilang dalam negeri melalui RDMP merupakan kebijakan penting untuk menekan ketergantungan impor sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi. Selain itu, pasca peresmian RDMP pemerintah mulai menghentikan impor solar dan mengarahkan pasokan dalam negeri melalui Pertamina. Kebijakan ini juga diperkuat dengan aturan agar SPBU swasta menyerap produk BBM domestik, sehingga produk kilang dalam negeri memiliki kepastian pasar dan tidak lagi bergantung pada suplai impor.

“Bagus untuk mengurangi ketergantungan impor dan menekan current account deficit. Karena kita beli dalam USD,” kata Bachtiar.

Dari sudut pandang ekonomi, ekonom Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Syamsuri Rahim menilai RDMP merupakan bagian dari strategi industrialisasi energi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Pengolahan minyak mentah di dalam negeri membuat Indonesia tidak hanya menjadi pembeli produk jadi, tetapi juga mampu memperkuat sektor industri hilir energi.

Selain itu, Syamsuri menilai RDMP membuat produk olahan turunan BBM menjadi lebih bervariasi dan berkualitas. Kualitas BBM hasil RDMP yang sudah berstandar Euro 5 sekaligus membuat SPBU Swasta tak memiliki alasan untuk tidak membeli BBM dari Pertamina.

“RDMP ini sebenarnya lebih condong ke industri pengolahan. Minyak mentah diolah menjadi bahan bakar, lalu punya produk turunan. Artinya ini bisa menggerakkan ekonomi karena ada diversifikasi produk sampai ke bawah. Tidak ada yang dibuang, semuanya diolah sehingga menciptakan proses produksi yang punya nilai tambah. Apakah berdampak ke ekonomi? Ya pasti berdampak.” ujar Syamsuri.

Ia menyebut kebijakan ini membawa dampak positif karena tidak hanya mengurangi impor solar, tetapi juga membuka peluang efisiensi, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperbesar ruang fiskal negara melalui penghematan devisa. Syamsuri juga menilai kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang mengarahkan SPBU swasta membeli BBM dari Pertamina pasca pengesahan RDMP merupakan langkah penting untuk memperkuat sirkulasi pasar energi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

“Seharusnya kan begitu, supaya terjadi (penghematan devisa dari impor). Apalagi produk turunan dari minyak mentah sampai jadi solar itu bisa dibeli oleh swasta. Jadi tidak perlu lagi mengimpor,” ujar Syamsuri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...