Logo Sulselsatu

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Soroti Praktik ‘Deep State’ dan Birokrasi Transaksional

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 12 Februari 2026 14:04

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan peringatan keras terkait kondisi internal birokrasi Pemerintah Kota Makassar. Dalam forum lintas perangkat daerah, Munafri mengungkapkan adanya indikasi praktik deep state dan pola kerja transaksional yang menghambat pembangunan daerah.

Munafri menjelaskan bahwa fenomena deep state di lingkup pemerintah daerah terjadi ketika sistem birokrasi internal dikendalikan oleh oknum tertentu untuk mengubah kebijakan demi kepentingan pribadi. Hal ini sering kali tidak sejalan dengan visi pimpinan politik yang dipilih rakyat.

“Saya melihat hampir satu tahun mengamati, kadang-kadang ujungnya hanya mau terima beres. Semuanya dikerjakan orang di bawah, sehingga mereka yang mengatur segala macam kebijakan,” ujar Munafri.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini diperparah dengan adanya proses komersialisasi di dalam birokrasi, di mana kepentingan daerah dikalahkan oleh hitung-hitungan jasa pribadi. Munafri menyoroti praktik negosiasi dalam pengadaan barang dan jasa yang bersifat transaksional.

“Kegiatan pengadaan barang dan jasa dilakukan dalam bentuk negosiasi. Kalau transaksional ini terus berjalan, pemerintah akan rapuh karena outcome anggaran tidak maksimal akibat adanya angka-angka yang menguap,” tegasnya.

Selain masalah internal, Wali Kota juga mencium adanya intervensi pihak eksternal yang mengganggu program prioritas pemerintah. Ia menyebut ada alur birokrasi yang sengaja dibuat lama dan tertutup oleh pihak-pihak tertentu, meskipun narasi transparansi terus didorong di permukaan.

Menutup arahannya, Munafri mengingatkan para pimpinan perangkat daerah agar memperkuat aspek leadership dan tidak mudah terbuai oleh laporan-laporan manis dari bawahan yang hanya ingin menempatkan pimpinan di zona nyaman.

“Ini memberikan sebuah kondisi yang alarmnya sudah berbunyi. Sebagai pimpinan, kita harus mampu memastikan bahwa laporan di bawah tidak semuanya manis. Jika ini dibiarkan, akan sangat berbahaya,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...