SULSELSATU.com, MAKASSAR – Peluang petahana maupun figur eksternal dalam perebutan posisi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sulawesi Selatan dipastikan terbuka lebar.
Tim 5 PKB Sulsel menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi incumbent, karena seluruh kandidat akan diperlakukan setara dalam proses penjaringan.
Juru Bicara Tim 5 PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, mengatakan baik petahana, kader internal, maupun figur eksternal memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon ketua DPC di tingkat kabupaten dan kota.
Baca Juga : PKB Sulsel Manfaatkan Ramadan untuk Konsolidasi, Azhar Arsyad: Saatnya Satukan Energi Kader
“Peluang petahana hari ini sama dengan yang lain. Mau incumbent, kader, atau eksternal, semua berada pada posisi yang setara,” ujar Wawan di Makassar, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, penilaian terhadap para kandidat tidak ditentukan oleh status jabatan sebelumnya, melainkan melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilakukan oleh lembaga profesional dan independen.
“UKK itu dilakukan oleh lembaga yang terpisah dan bersifat otonom. Mereka menguji integritas, kapasitas, dan mentalitas kandidat. Jadi kami di Tim 5 menganggap semua kandidat start dari titik yang sama,” katanya.
Baca Juga : Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad Resmi Bergelar Doktor “Hak Angket” di UMI
Wawan menegaskan, keterbukaan ini juga menjadi sinyal bahwa PKB memberi ruang luas bagi figur eksternal yang ingin mengabdi dan membesarkan partai. Menurutnya, momentum penjaringan ini bukan hanya milik kader lama, tetapi juga terbuka bagi tokoh di luar struktur yang memiliki komitmen dan visi sejalan dengan PKB.
“Ini berlaku untuk kader maupun eksternal. Teman-teman di luar yang berminat mengabdi di PKB, momentum ini adalah undangan terbuka,” ucapnya.
Ia menjelaskan, mekanisme pendaftaran calon ketua DPC juga fleksibel. Kandidat bisa mendaftar langsung ke Tim 5, melalui tim zonasi, rekomendasi DPC, maupun hasil penjaringan aktif Tim 5 di lapangan.
Baca Juga : Persiapkan Muscab di 24 Daerah, PKB Sulsel Bentuk Tim 5 di Bawah Komando Deng Ical
“Hampir semua pintu bisa digunakan. Format ini memang agak berbeda, tapi justru untuk memastikan proses berjalan inklusif dan demokratis,” jelas Wawan.
Meski demikian, ia menegaskan Tim 5 tetap memiliki kewenangan penuh untuk melakukan verifikasi terhadap seluruh nama yang masuk. Tidak semua kandidat otomatis diusulkan ke tingkat pusat.
“Sebelum dikirim ke DPP, kami lakukan verifikasi. Nama-nama yang masuk bisa tetap, bisa juga gugur, tergantung hasil verifikasi dan catatan tim zonasi,” katanya.
Baca Juga : PKB Sulsel Perkuat Mesin Partai, Azhar Fokus Benahi Struktur hingga Akar Rumput
Saat ini, proses penjaringan berlangsung serentak di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Tim 5 menargetkan seluruh nama kandidat sudah dikunci dan dikirim ke DPP PKB paling lambat 8 Maret 2026.
“Setelah tanggal 8, tidak ada lagi nama susulan. Semua agenda struktural akan dituntaskan hingga Muscab selesai pada April,” pungkas Wawan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar