Logo Sulselsatu

Legislator Makassar Umiyati Dorong Transparansi Data Pajak, Minta Bapenda Lebih Proaktif

Asrul
Asrul

Selasa, 03 Maret 2026 13:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, menyoroti peran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar dalam menindak pelaku usaha yang dinilai lalai membayar pajak.

Menurutnya, Bapenda perlu lebih aktif turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti para wajib pajak yang menunggak, apalagi saat ini data pelaku usaha disebut sudah lengkap.

“Dari Bapenda memang harus lebih aktif lagi turun. Apalagi sekarang datanya sudah lengkap, baik itu data pelaku-pelaku usaha yang lalai menyelesaikan pajaknya,” ujar Umiyati, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga : DPRD Makassar Usul Pengisian BBM Truk Diatur Malam Hari untuk Kurangi Kemacetan

Politisi PPP itu menilai langkah Bapenda yang mulai memanggil dan memediasi pelaku usaha sudah merupakan terobosan positif. Namun, ia mendorong agar sistem penagihan lebih tertata, termasuk penunjukan petugas yang jelas dan dikenal oleh wajib pajak.

“Bagian penagihan itu harus ditetapkan orang-orangnya siapa saja. Jadi ketika ada yang datang membawa surat teguran, pelaku usaha sudah tahu ini petugas resmi. Mereka juga punya catatan, ‘oh saya sudah pernah dipanggil dan sudah bayar lewat si A atau si B’,” jelasnya.

Soal Data Pajak yang Dipersoalkan

Baca Juga : DPRD Makassar Warning RSIA Paramount: Tak Beres 7 Hari, Bisa Berujung Penutupan

Menanggapi pengakuan salah satu pelaku usaha yang menyebut telah membayar pajak hingga 2019 namun datanya tidak tercatat di Bapenda, Umiyati meminta persoalan tersebut diklarifikasi secara terbuka.

“Itu wallahu a’lam ya. Kita kembalikan lagi ke Bapenda, apakah datanya memang ada atau belum pernah melakukan pembayaran. Harus jelas dulu kasusnya, setelah ditagih apakah dia bayar atau tidak ada kabarnya,” katanya.

Ia menegaskan, jika pelaku usaha mengklaim memiliki bukti pembayaran, maka perlu dilakukan konfrontasi data dengan pihak Bapenda.

Baca Juga : DPRD Makassar Siapkan Perda HIV/AIDS, Fokus Perkuat Pencegahan dan Tekan Stigma

“Kalau menurut dia ada datanya, ya bisa kita konfrontasi dengan Bapenda sendiri,” tambahnya.

Pajak Parkir Bukan Alasan

Terkait sejumlah pelaku usaha besar seperti pusat perbelanjaan dan restoran yang berdalih terjadi penurunan pendapatan pajak parkir akibat banyaknya pengunjung menggunakan transportasi online, Umiyati menilai alasan tersebut harus dibuktikan berdasarkan data.

Baca Juga : Fraksi MULIA DPRD Makassar Dorong Aset Mangkrak Diubah Jadi Sumber PAD

“Kondisinya saya lihat malah makin ramai. Transportasi online itu juga tetap bayar parkir saat masuk dan keluar. Jadi bukan berarti karena mereka pakai online lalu tidak ada pembayaran,” tegasnya.

Ia bahkan menyebut beberapa lokasi usaha terlihat memperluas area parkir karena tingginya jumlah pengunjung.

“Pengunjung yang bawa mobil sendiri juga cukup banyak. Jadi menurut saya, apapun kondisinya, pajak itu tetap kewajiban,” ujarnya.

Baca Juga : DPRD Makassar Dorong Perda Jamsostek, 45,7 Persen Pekerja Masih Belum Terlindungi

Tegaskan Ada Sanksi dan Reward

Umiyati menegaskan DPRD hanya berperan sebagai mediator antara pemerintah kota dan pelaku usaha. Soal sanksi, sepenuhnya menjadi kewenangan Bapenda dan Pemerintah Kota Makassar.

“Kalau sanksi mungkin awalnya penyegelan, tapi itu kewenangan Bapenda. DPRD hanya memediasi dan mengingatkan bahwa kewajiban pajak harus ditaati,” katanya.

Ia mengingatkan, pelaku usaha yang terus menunggak berpotensi mendapat sanksi tegas. Sebaliknya, pemerintah juga memiliki skema penghargaan bagi wajib pajak yang tertib.

“Kalau tidak taat, tentu ada punishment. Tapi ada juga reward bagi pelaku usaha yang pajaknya tertib. Pajak ini kan untuk pembangunan Kota Makassar, yang kembali lagi untuk masyarakat,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar11 September 2026 10:28
PLN UIP Sulawesi Perkuat Kesiapsiagaan Kaltana Kaluku Bodoa Hadapi Kekeringan dan Kebakaran
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Makassar, dalam me...
Sulsel11 September 2026 10:08
Dugaan Penyimpangan Dana BOS Mengemuka, Kejaksaan Didesak Sisir 239 SD Takalar
TAKALAR, SULSELSATU– – Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Takalar disorot. Wakil Ketua Umum Gerakan Nasional ...
Makassar11 September 2026 09:26
Wali Kota Appi Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan
SULSELSATU.com, JAKARTA – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional atas komitmen Pemerin...
Lifestyle11 September 2026 08:37
Astra Motor Alauddin Gelar Beauty Class untuk Loyal Customer di Harpelnas 2026
Astra Motor Alauddin menggelar Beauty Class bersama Wardah sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia Honda dalam momentum Hari Pelanggan Nasiona...