Logo Sulselsatu

Sejarah Baru Alumni Unhas di Yogyakarta, Prof Eliza Meiyani Terpilih Jadi Ketua IKA Unhas DIY

Asrul
Asrul

Kamis, 05 Maret 2026 16:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, YOGYAKARTA — Dosen Pascasarjana Program Studi S3 Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Eliza Meiyani, yang akrab disapa Prof. Ninik, resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2026–2030.

Prof. Eliza terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) pembentukan kepengurusan IKA Unhas DIY yang digelar secara hibrid pada Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para alumni Universitas Hasanuddin yang berdomisili di Yogyakarta, baik secara langsung maupun daring.

Baca Juga : IKA Unhas Siapkan Regulasi Baru, Masa Jabatan Pengurus Jadi Lima Tahun

Muswil tersebut menjadi momen bersejarah bagi para alumni Unhas di Kota Pelajar. Pasalnya, ini merupakan musyawarah wilayah pertama yang diselenggarakan oleh komunitas alumni Unhas di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebanyak 32 alumni tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Berdasarkan penelusuran panitia, terdapat lebih dari 50 alumni Universitas Hasanuddin yang saat ini menetap di Yogyakarta, berasal dari berbagai fakultas seperti Sastra, Ekonomi, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Pertanian, Teknik, Farmasi, Hukum, Kehutanan, hingga Ilmu Sosial dan Politik.

Muswil juga dihadiri secara daring oleh jajaran Pengurus Pusat IKA Unhas, di antaranya Sekretaris Jenderal PP IKA Unhas Prof. Yusran Jusuf, Direktur Eksekutif Salahuddin Alam, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Irwan Ade Saputra, Ketua Divisi Organisasi Ir. Soewarno Sudirman, serta Mursalim Thahir.

Baca Juga : Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira

Dalam sambutannya, Prof. Yusran Jusuf menyampaikan pesan dari Ketua Umum PP IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, yang menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan memperkuat jaringan alumni.

IKA Unhas adalah wadah silaturahmi yang harus terus kita rawat. Alumni juga diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, serta hadir dalam berbagai momentum nasional, termasuk saat terjadi bencana maupun agenda kebangsaan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muswil, Dewi Kurnia HS, SE, mengatakan pembentukan IKA Unhas Wilayah DIY diharapkan menjadi ruang konsolidasi bagi alumni lintas generasi dan profesi.

Baca Juga : Tak Ada Penantang di Mubes IKA Unhas, Amran Sulaiman: Itu Suatu Kehormatan

Selain menetapkan ketua secara aklamasi, forum Muswil juga membentuk tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan periode 2026–2030.

Tim formatur tersebut terdiri dari Prof. Dr. Eliza Meiyani, sebagai ketua formatur, Ir. Soewarno Sudirman dari PP IKA Unhas, serta Muhammad Afif Sallatu, Wahyuddin Haliq, dan Ir. Nurdiana sebagai anggota.

Tim formatur diberi waktu maksimal 60 hari untuk merampungkan susunan kepengurusan sebelum diajukan ke Pengurus Pusat IKA Unhas untuk proses pelantikan.

Baca Juga : Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Prof. Eliza Meiyani mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Muswil pertama IKA Unhas di Yogyakarta.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen bersejarah bagi perjalanan alumni Unhas di Yogyakarta. Untuk pertama kalinya kita menyelenggarakan Muswil IKA Unhas di Kota Pelajar ini,” ujarnya.

Prof. Eliza yang merupakan alumni FISIP Unhas Jurusan Antropologi itu juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PP IKA Unhas Andi Amran Sulaiman yang telah menerbitkan surat inisiator pembentukan wilayah DIY, serta kepada seluruh pengurus pusat, panitia, dan alumni yang telah berpartisipasi.

Baca Juga : Andi Sudirman Dorong Kolaborasi Alumni Unhas Lewat Skema Permodalan

Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang akan dibentuk nantinya akan fokus merumuskan program kerja yang berdampak nyata bagi alumni maupun masyarakat.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi alumni untuk memberikan saran, ide, maupun kritik yang membangun. Mari kita jadikan IKA Unhas ini sebagai rumah bersama yang inklusif, inspiratif, dan bermanfaat,” katanya.

Menutup sambutannya, Prof. Eliza mengangkat nilai filosofi Bugis sebagai landasan kebersamaan dalam organisasi, yakni sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge, yang bermakna saling memanusiakan, saling menghargai, dan saling mengingatkan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video22 September 2026 21:42
VIDEO: Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas
SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pemerintah telah melunasi seluruh utang obligasi BLBI kepada Bank Indonesia...
Olahraga22 September 2026 19:41
Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium, Resky YH Kunci Juara Nasional IJTC U-15
Astra Motor Racing Team (ART) mengoleksi sembilan podium pada Mandalika Racing Series (MRS) ronde keempat yang berlangsung pada 19 dan 20 September 20...
News22 September 2026 15:57
HUT ke-21, LPS Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 5 Daerah Sulsel
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menutup rangkaian road show pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-21 di Kota P...
Makassar22 September 2026 14:19
Baruga Market Bukit Baruga Kembali Jadi Ruang Kolaborasi UMKM Bersama Warga
Kawasan Bukit Baruga kembali menggelar Baruga Market sebagai ruang kolaborasi sekaligus wadah pengembangan usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan M...