Logo Sulselsatu

Sektor Perdagangan Besar dan Eceran Dominasi Penyaluran Kredit Perbankan di Sulsel

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 24 Maret 2026 18:29

Ilustrasi kredir perbankan di Sulsel. Foto: dokumen Sulselsatu.com.
Ilustrasi kredir perbankan di Sulsel. Foto: dokumen Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan tren positif pada awal 2026. Penyaluran kredit terus tumbuh dan didominasi sektor produktif, dengan nilai mencapai Rp91,09 triliun pada Januari 2026.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kredit terbesar masih mengalir ke sektor perdagangan besar dan eceran dengan nilai sekitar Rp38,21 triliun. Sektor ini menjadi penopang utama aktivitas ekonomi daerah.

Selain itu, sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan juga mencatat kontribusi signifikan dengan kredit sebesar Rp15,80 triliun.

Baca Juga : Bank Mandiri Taspen Gandeng BPR Dana Raya Perkuat Ekosistem Keuangan

Disusul industri pengolahan sebesar Rp8,32 triliun dan sektor konstruksi sekitar Rp4,97 triliun.

Sektor lain seperti real estate dan jasa perusahaan, jasa kemasyarakatan, hingga akomodasi dan makan minum juga turut menyumbang pertumbuhan kredit di Sulsel yang tumbuh 5,08 persen. Totalnya mencapai Rp3,39 triliun.

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin menyampaikan, selain kredit yang tumbuh pada beberapa sektor tersebut, selama Januari 2026 juga ada yang mengalami penurunan.

Baca Juga : OJK Sulselbar Edukasi Keuangan Nelayan Desa Angkue Bone

“Kredit yang mengalami penurunan terjadi pada sektor kontruksi, jasa kemasyarakatan, sosial budaya dan hiburan, serta sektor listrik, air, dan gas,” ujar Muchlasin.

Dari sisi wilayah, Kota Makassar menjadi kontributor terbesar dengan porsi lebih dari 52 persen atau sekitar Rp47,51 triliun. Disusul Kota Palopo, Parepare, dan Kabupaten Bulukumba sebagai daerah dengan penyaluran kredit cukup tinggi.

Secara umum, pertumbuhan kredit di berbagai daerah menunjukkan pemerataan aktivitas ekonomi, meskipun Makassar masih menjadi pusat utama perputaran keuangan.

Baca Juga : OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan Melalui Program EKI di Sinjai

OJK juga mencatat adanya perbaikan pada beberapa sektor seperti transportasi dan komunikasi yang tumbuh 10,51 persen, serta pertambangan yang mulai menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 9,77 persen.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video11 Mei 2026 22:30
VIDEO: Viral! Emak-emak Angkut Motor Listrik Pakai Sepeda Motor di Jalanan Makassar
SULSELSATU.com – Seorang emak-emak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial usai berboncengan dengan rekannya sambil m...
Makassar11 Mei 2026 22:27
25 PK5 Tamalanrea Bongkar Lapak Secara Mandiri
SULSELSATU. com, MAKASSAR – Penataan mandiri pedagang kaki lima (PK5) di wilayah Kelurahan Tamalanrea Indah kembali dilakukan, setelah tahapan pende...
Aneka11 Mei 2026 21:25
Babak Baru! Video Viral Cewek Simpanan Oknum Anggota DPRD Enrekang Inisial D: Saya Tidak Pernah Nikah dengan ST
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Video viral wanita simpanan inisial D dengan oknum anggota DPRD Kabupaten Enrekang ST, Sulawesi Selatan yang sempat h...
Bisnis11 Mei 2026 21:14
Bank Mandiri Taspen Gandeng BPR Dana Raya Perkuat Ekosistem Keuangan
Bank Mandiri Taspen bersama BPR Dana Raya kerja sama memperkuat ekosistem layanan keuangan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan nas...