Logo Sulselsatu

Komisi E DPRD Temukan Kendala Pengawas dan Infrastruktur Sekolah di Barru

Asrul
Asrul

Rabu, 08 April 2026 11:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barru guna menelaah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, khususnya pada sektor pendidikan.

Agenda ini dihadiri Bupati Barru Andi Ina Kartika, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, serta para kepala SMA dan SMK negeri se-Kabupaten Barru.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah persoalan krusial terungkap. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Sulawesi Selatan yang dinilai masih rendah dibandingkan provinsi lain.

Baca Juga : Proyek Tak Terealisasi, SiLPA Bina Marga Sulsel Capai Rp240 Miliar

Berdasarkan data, posisi Sulsel berada di peringkat ke-18 untuk Matematika, ke-22 Bahasa Indonesia, dan ke-27 Bahasa Inggris dari total 34 provinsi.

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah, menegaskan bahwa temuan ini menjadi perhatian serius dan akan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan LKPJ gubernur.

“Kami melihat persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai hal biasa. Ini menyangkut kualitas sumber daya manusia ke depan, sehingga harus ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga : Muhammad Sadar Minta Pemprov Sulsel Tuntaskan Sisa Utang Proyek Infrastruktur

Selain capaian akademik, Komisi E juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan sekolah.

Di Kabupaten Barru, satu orang pengawas harus menangani hingga belasan sekolah, sehingga pengawasan tidak berjalan maksimal. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kualitas pembinaan di sekolah.

Masalah infrastruktur turut mengemuka dalam pertemuan tersebut. Sejumlah sekolah masih belum memiliki fasilitas dasar seperti pagar sekolah yang layak.

Baca Juga : Legislator Senior Golkar Marthen Rantetondok Siapkan Regenerasi di Pemilu 2029

Para kepala sekolah mengungkapkan bahwa sejak kewenangan pengelolaan SMA/SMK dialihkan ke provinsi, pembangunan sarana prasarana mengalami hambatan karena keterbatasan anggaran di tingkat daerah.

Tak hanya itu, bantuan alat praktik juga menjadi perhatian. Ditemukan sejumlah bantuan yang tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, baik karena keterbatasan fasilitas pendukung seperti listrik maupun ketidaksesuaian dengan kebutuhan sekolah.

Meski demikian, terdapat capaian positif yang diapresiasi, salah satunya penyerapan Dana BOS yang mencapai 100 persen. Keterlambatan pelaporan yang sempat terjadi disebut lebih disebabkan faktor teknis, termasuk transisi sistem keuangan.

Baca Juga : Hasil Kajian Terbaru, Gedung Utama DPRD Sulsel Akan Dibangun Ulang

Komisi E juga menyoroti perubahan kebijakan program SMA unggulan atau boarding yang mengalami pengurangan jumlah sekolah dan kuota siswa. Kebijakan ini dinilai perlu dikaji ulang agar tetap sejalan dengan kebutuhan dan kesiapan sekolah.

Di sisi lain, program pengelolaan lingkungan berbasis sekolah mendapat apresiasi. Salah satu sekolah di Barru berhasil meraih penghargaan Adiwiyata berkat penerapan pengelolaan sampah berbasis 3R.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video16 April 2026 23:14
VIDEO: Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Sekadau, Diduga Seluruh Penumpang Tewas
SULSELSATU.com – Sebuah helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan dalam kondisi jatu...
Metropolitan16 April 2026 21:54
Sosok Legislator Muda Paling Humanis dan Responsif, Rudianto Lallo Raih Penghargaan KWP Award 2026
SULSELSATU.com, JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, meraih penghargaan KWP Award 2026 sebagai Legislator Muda pa...
News16 April 2026 21:11
Tanggapi Seruan Aksi Dukungan untuk Jusuf Kalla, KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri
Seruan aksi dukungan untuk Jusuf Kalla yang mengatasnamakan Laskar Garuda Indonesia Bersatu beredar luas di Kota Makassar....
News16 April 2026 21:05
Sosialisasi dan Edukasi Reksa Dana APRDI dan OJK Sasar Lima Kampus di Makassar
Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar bakal menggelar sosialisasi dan edukasi (Sos...