SULSELSATU.con, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Ruslan Lallo, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan I Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Pariwisata Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Senin (13/04/2026).
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Safaruddin selaku Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, serta Nasaruddin Sirajuddin sebagai pemerhati pariwisata.
Anggota DPRD Kota Makassar, Ruslan Lallo, membuka kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan I Tahun Anggaran 2026 (Ist)
Dalam sambutannya, Ruslan Lallo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya program pemerintah daerah, khususnya di sektor pariwisata.
“Sekarang ini kita masuk pada tahap pengawasan. Jadi bukan hanya sosialisasi, tetapi memastikan program itu benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, politisi partai Nasdem itu menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak hanya terpusat pada kawasan tertentu, tetapi dapat dikembangkan hingga tingkat kelurahan. Menurutnya, setiap wilayah memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau kita bicara pariwisata, semua kelurahan punya peluang. Tinggal bagaimana kita menggali potensi, baik itu wisata kuliner, UMKM, maupun daya tarik lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan destinasi wisata harus memperhatikan sejumlah aspek penting, seperti kebersihan, keamanan, ketertiban, serta daya tarik yang menjadi ciri khas suatu wilayah. Hal tersebut dinilai menjadi kunci dalam menarik kunjungan wisatawan.
“Yang paling utama adalah ada daya tariknya. Selain itu, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan juga harus dijaga agar wisatawan betah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Ruslan juga menegaskan perannya sebagai anggota legislatif dalam mengawal program pemerintah agar tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi di lapangan.
“Saya ingin memastikan program-program pariwisata ini tidak hanya sebatas wacana, tetapi ada implementasi nyata di masyarakat dan memberi dampak ekonomi bagi warga,” tegasnya.
Sementara itu, narasumber dari Dinas Pariwisata Kota Makassar memaparkan berbagai strategi pengembangan destinasi, termasuk penguatan potensi lokal dan kolaborasi lintas sektor. Adapun pemerhati pariwisata turut memberikan pandangan mengenai pentingnya kesiapan masyarakat dalam mengelola destinasi secara berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar