Logo Sulselsatu

Native Speaker Amerika Latih Kepercayaan Diri Siswa SMP Islam Athirah Bone Berbahasa Inggris

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 08 Mei 2026 15:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BONE – Suasana belajar di SMP Islam Athirah Bone tampak berbeda selama tiga hari pelaksanaan program English Athirah Zone pada 4 hingga 6 Mei 2026.

Melalui kegiatan ini, siswa mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan tujuh native speaker asal Amerika Serikat dalam suasana belajar yang lebih santai dan komunikatif.

Program yang bekerja sama dengan LKP SOBBI (Semua Orang Bisa Berbahasa Inggris) dari Kabupaten Soppeng itu mengusung tema “Beyond the Words”.

Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif berbincang menggunakan bahasa Inggris, meski masih terbata-bata dalam beberapa kesempatan.

Penanggung Jawab Kegiatan Hasmawan mengatakan, suasana belajar tanpa tekanan menjadi faktor utama meningkatnya keberanian siswa.

“Selama kegiatan, siswa merasa senang bertemu para native speakers. Bahkan mereka yang di kelas merasa kurang mahir bahasa Inggris menjadi lebih berani bertanya, meski dengan kalimat yang tidak lengkap,” ungkapnya.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Menurutnya, kegiatan ini tidak berfokus pada penilaian tata bahasa, melainkan mendorong siswa untuk berani berkomunikasi dan bertukar informasi.

“Kunci keberanian siswa terletak pada atmosfer yang diciptakan. Mereka sadar bahwa di sini tidak ada struktur grammar yang dinilai, melainkan murni untuk bertukar informasi,” ujarnya.

Tujuh native speaker yang hadir, yakni Sam, McKinley, JJ, Agus, Lukas, Sophia, dan Joshua, dinilai mampu menciptakan interaksi yang lebih terbuka dengan siswa.

Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional

Ketertarikan siswa terhadap budaya dan kehidupan di luar negeri membuat mereka lebih antusias untuk berbicara dan bertanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Islam Athirah Bone Erwin B menilai pengalaman berbicara langsung dengan penutur asli memberikan motivasi berbeda bagi siswa.

Menurutnya, siswa cenderung lebih tertarik berdiskusi karena mendapatkan pengalaman baru dari orang dengan latar budaya yang berbeda.

Baca Juga : Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media

Salah satu native speaker asal Amerika Serikat, Sam, mengaku terkesan dengan semangat belajar siswa di Athirah Bone.

“Saya merasa senang melihat antusiasme anak-anak dalam belajar. Saya memahami pentingnya untuk selalu menggunakan bahasa Inggris agar mereka terus terlatih,” tuturnya.

Tak hanya melibatkan siswa, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi para guru. Para native speaker turut berdiskusi dan berlatih speaking bersama tenaga pendidik untuk menciptakan lingkungan belajar bahasa Inggris yang lebih aktif di sekolah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....