Logo Sulselsatu

Pupuk Subsidi Perdana Masuk Rongkong, 627 Petani Luwu Utara Kini Terdaftar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 16 Mei 2026 13:00

Petani menebus perdana pupuk subsidi di Rongkang, Luwu Utara. Foto: Istimewa.
Petani menebus perdana pupuk subsidi di Rongkang, Luwu Utara. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU UTARA – Petani di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan untuk pertama kalinya melakukan penebusan pupuk bersubsidi.

Momen ini menjadi catatan penting karena wilayah pegunungan tersebut sebelumnya belum tersentuh akses program pupuk subsidi secara optimal.

Penyaluran perdana dilakukan oleh PT Pupuk Indonesia untuk petani terdaftar di Kecamatan Rongkong dan Kecamatan Sabbang.

Baca Juga : Dukung Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman Saat Panen Raya Barru

Regional CEO Regional 4 Pupuk Indonesia Wisnu Ramadhani mengatakan, keberhasilan penebusan perdana tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

“Kami mengapresiasi dukungan dan komitmen pemerintah daerah sehingga petani di Kecamatan Rongkong kini dapat melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Pupuk Indonesia siap mendukung kelancaran penyaluran agar pupuk dapat diterima petani secara tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Wisnu.

Rongkong diketahui berada sekitar 70 kilometer dari Kecamatan Sabbang dengan akses jalan yang baru tersedia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga : Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi di Sulsel Sesuai Prinsip 7T

Kondisi geografis tersebut membuat sosialisasi pupuk bersubsidi sebelumnya belum menjangkau wilayah tersebut secara maksimal.

Dalam kegiatan yang dihadiri Bupati Luwu Utara bersama jajaran pemerintah daerah dan petani setempat, tercatat total penebusan pupuk bersubsidi mencapai 325 ton.

Tingginya jumlah penebusan dinilai menunjukkan besarnya kebutuhan petani terhadap pupuk subsidi di wilayah pegunungan tersebut.

Baca Juga : Pupuk Subsidi di Kecamatan Amali dan Cina Bone Dipastikan Sesuai HET

Pada 2026, sebanyak 627 petani di Kecamatan Rongkong telah tergabung dalam kelompok tani dan masuk dalam sistem e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) Kementerian Pertanian. Hal itu memungkinkan alokasi pupuk bersubsidi mulai tersedia untuk wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, distribusi pupuk akan dilayani oleh PPTS UD Halifa Tani di Kecamatan Sabbang melalui sistem virtual.

Wisnu menilai tingginya antusiasme petani menjadi sinyal penting bagi penguatan sektor pertanian di wilayah Rongkong.

Baca Juga : Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan Pupuk Nonsubsidi bagi Petani di Indonesia Timur

“Momentum penebusan perdana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat setempat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim mengatakan penebusan pupuk subsidi perdana ini telah lama dinantikan masyarakat.

Ia menjelaskan Kecamatan Rongkong memiliki potensi pertanian yang besar karena berada di wilayah dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca Juga : Pupuk Indonesia Gelar Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao, Apresiasi Kios dan Petani

Selama ini petani di wilayah tersebut lebih banyak mengandalkan pupuk kandang organik dan belum pernah mengakses pupuk bersubsidi.

“Momentum ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Pupuk Indonesia dalam menghadirkan akses pupuk bersubsidi yang lebih merata hingga ke wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis,” kata Andi Abdullah.

Kehadiran pupuk bersubsidi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat sektor pertanian masyarakat di kawasan pegunungan Luwu Utara.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar16 Juli 2026 14:47
Tak Puas Hasil RDP, Komite Adat Kembali Geruduk DPRD Sulsel Desak Hak Angket GMTD
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan orang yang tergabung dalam Komite Adat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Sementara DPRD Sulawesi Selatan ...
Nasional16 Juli 2026 10:17
OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta industri perbankan nasional memperkuat kolaborasi dalam memberantas ...
Video15 Juli 2026 21:06
VIDEO: BMKG Prediksi El Nino Picu Kemarau Panjang di Makassar hingga Oktober 2026
SULSELSATU.com – Warga Makassar diminta bersiap menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang akibat dampak El Nino. Kepa...
Video15 Juli 2026 20:28
VIDEO: Kuliah Umum Amran di USU Diinterupsi Mahasiswa
SULSELSATU.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta mahasiswa tidak mudah terprovokasi saat memberikan kuliah umum di Universitas Sum...