Logo Sulselsatu

Kalla Institute dan YPUP Latih IRT Makassar Daur Ulang Limbah Kain Jadi Peluang Usaha

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 18 Mei 2026 14:55

Para kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi mengikuti workshop bertajuk daur ulang limbah kain di Vaan Sky, Hertasning. Foto: Istimewa.
Para kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi mengikuti workshop bertajuk daur ulang limbah kain di Vaan Sky, Hertasning. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kalla Institute kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan limbah kain menjadi produk bernilai ekonomi.

Program ini menyasar ibu rumah tangga (IRT) dan perempuan putus sekolah di Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar.

Melalui Program Studi Kewirausahaan, Kalla Institute berkolaborasi dengan Program Studi Manajemen YPUP menggelar workshop bertajuk “Daur Ulang Limbah Kain dan Optimalisasi Pemasaran Hasil Produk untuk Ibu Rumah Tangga dan Perempuan Putus Sekolah”.

Baca Juga : Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Kegiatan tersebut berlangsung di Vaan Sky Hertasning, Makassar, pekan lalu.

Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis kewirausahaan.

Sekitar 20 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi yang mewakili ibu rumah tangga dan perempuan putus sekolah di wilayah tersebut.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Dampingi Enam Kelompok UMKM di Bone Perkuat Legalitas

Peserta dipilih karena dinilai masih memiliki peluang untuk mengembangkan keterampilan dan usaha mandiri.

Dalam pelatihan tersebut, peserta belajar mengolah limbah kain menjadi produk yang memiliki nilai jual. Salah satu produk yang dibuat adalah tas belanja lipat berbentuk dompet yang praktis dan ramah lingkungan.

Peserta juga diperkenalkan pada konsep textile upcycling, mulai dari teknik dasar produksi hingga proses akhir agar produk memiliki kualitas yang lebih baik dan siap dipasarkan.

Baca Juga : Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia

Tidak hanya keterampilan produksi, peserta juga mendapat materi strategi pemasaran. Materi itu meliputi teknik membangun branding produk, cara mengambil foto menggunakan smartphone, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.

Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan A Nurul Suci Amaliah mengatakan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengolah limbah kain menjadi produk yang bernilai jual dan berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” ujarnya.

Baca Juga : MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI

Melalui program tersebut, Kalla Institute ingin menunjukkan bahwa limbah bukan sekadar sisa yang dibuang.

Limbah dapat diolah menjadi peluang usaha baru yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan semangat mandiri peserta.

Baca Juga : Bukit Baruga Tawarkan Hunian Dekat Fasilitas Publik Dukung Mobilitas Sehari-hari

Kalla Institute menegaskan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga harus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Karena itu, pengembangan kewirausahaan masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam menciptakan generasi yang inovatif dan berdampak positif.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...