SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Bursa Efek Indonesia menggandeng sejumlah perusahaan penerbangan dalam program “Awak Pesawat Investor Saham” yang diluncurkan di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BEI dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Citilink Indonesia, PT AirAsia Indonesia Tbk, dan PT Jaya Trishindo Tbk, serta didukung oleh PT Korea Investment Sekuritas Indonesia dan PT Phintraco Sekuritas.
Peluncuran program ini menjadi bagian dari pembukaan Sharia Investment Week (SIW) 2026 dan ditujukan untuk meningkatkan literasi keuangan serta pemahaman investasi pasar modal bagi para pekerja di sektor penerbangan.
Baca Juga : Pasar Modal Sulselbar Tumbuh Pesat, Usia 18–30 Tahun Kuasai 60 Persen SID
Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan program tersebut diharapkan mampu membantu pekerja industri aviasi dalam menyusun perencanaan keuangan yang lebih baik, termasuk mempersiapkan masa depan dan dana pensiun melalui investasi legal dan terukur.
Menurutnya, edukasi mengenai investasi menjadi penting agar masyarakat, termasuk pekerja sektor penerbangan, terhindar dari praktik investasi ilegal yang merugikan.
“Melalui program ini, kami ingin memperluas pemahaman pekerja aviasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang aman serta sesuai tujuan finansial masing-masing,” ujar Jeffrey.
Baca Juga : Antusiasme Publik Pecahkan Rekor, CMSE 2025 Jadi Gelaran Pasar Modal Termeriah
BEI mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Hingga 30 April 2026, jumlah investor pasar modal tercatat mencapai 26,4 juta Single Investor Identification (SID), meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan akhir tahun 2025.
Sementara itu, jumlah investor saham mencapai 9,56 juta SID atau tumbuh sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sebagai simbol peluncuran program, dilakukan penyematan pin “Aku Investor Saham” kepada perwakilan pekerja industri penerbangan, mulai dari pilot, pramugara, pramugari, hingga personel operasional penerbangan lainnya.
Baca Juga : CMSE 2025 Hadirkan Semangat Inklusivitas, Pasar Modal Semakin Dekat dengan Masyarakat
Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata kepada pimpinan perusahaan aviasi serta dukungan simbolis pembukaan rekening investasi.
Ke depan, program edukasi pasar modal tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan dan dapat dilaksanakan secara langsung maupun melalui platform digital.
BEI berharap kolaborasi ini mampu menjangkau lebih banyak pekerja industri aviasi secara bertahap sekaligus memperluas inklusi pasar modal di berbagai sektor industri di Indonesia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar