SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyetor kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara sepanjang tahun buku 2025.
Nilai tersebut meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berasal dari pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta pembayaran konsesi.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu (17/6/2026).
Baca Juga : Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
Selain meningkatkan kontribusi kepada negara, Pelindo juga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp35,48 triliun pada 2025 atau tumbuh 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan serta efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola perusahaan.
Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan, kinerja tersebut merupakan hasil transformasi yang terus dijalankan perusahaan.
Baca Juga : Pelindo Gandeng Shipping Line Perkuat Jaringan Logistik Nasional Lewat PINP
“Capaian ini merupakan hasil dari upaya transformasi yang terus dijalankan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, serta memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi negara dan masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi operasional, arus peti kemas sepanjang 2025 mencapai 19,8 juta TEUs atau tumbuh 5 persen.
Sementara arus kapal mencapai 1,42 miliar GT dan arus penumpang 20,4 juta orang, masing-masing meningkat 1 persen dan 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga : IPCM Kawal Sandar Perdana Kapal Panamax MSC Bremerhaven V di Patimban
Tren positif tersebut berlanjut pada 2026. Hingga Mei 2026, arus peti kemas tercatat 8,21 juta TEUs atau naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan didorong oleh kenaikan peti kemas internasional sebesar 10 persen dan domestik 4 persen.
Pada periode yang sama, kunjungan kapal mencapai 563 juta GT atau meningkat 1 persen, sedangkan arus penumpang mencapai 9,45 juta orang atau tumbuh 7 persen secara tahunan.
Baca Juga : Pelindo Jasa Maritim Dengar Keluhan Pelanggan Lewat Customer Engagement Wilayah 4
Menurut Achmad, capaian tersebut menunjukkan aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan masih tumbuh positif di tengah tantangan ekonomi global.
“Pertumbuhan kinerja pada awal 2026 menunjukkan bahwa transformasi Pelindo berada pada jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, meningkatkan daya saing pelabuhan nasional, serta mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tambahnya.
Melalui RUPST Tahun Buku 2025, Pelindo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program peningkatan kapasitas pelabuhan, digitalisasi layanan, dan penguatan konektivitas maritim guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar