Logo Sulselsatu

Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Makassar Perkuat Sistem Ketahanan Bencana dan Stok Pangan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 01 Juli 2026 16:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MEDAN – Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen dalam memperkuat ketahanan daerah melalui pembangunan sistem penanggulangan bencana yang adaptif dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Dialog Kota Tangguh Bersama dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan, forum tersebut menjadi ruangan bagi Pemerintah daerah, memiliki kesiapan menghadapi perubahan iklim, potensi bencana, hingga menjaga stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat.

“Forum ini membahas isu yang sangat strategis, yakni bagaimana pemerintah daerah mengantisipasi berbagai kondisi ekstrem sekaligus mempersiapkan sistem ketahanan pangan yang kuat untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujar Munafri.

Dialog Kota Tangguh Bersama merupakan salah satu agenda strategis Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang bertujuan memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun kota-kota yang tangguh, adaptif, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Dialog yang diikuti kepala daerah dari 98 pemerintah kota se-Indonesia itu menghadirkan perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus membangun sistem ketahanan pangan nasional yang lebih tangguh.

Menurutnya, inisiatif Tangguh Bersama merupakan gerakan kolaborasi nasional yang bertujuan memperkuat budaya ketangguhan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta menjaga keberlangsungan pelayanan publik di daerah.

Program yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri tersebut juga memperkuat peran kecamatan agar semakin siap, adaptif, dan responsif dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanggulangan bencana.

“Kedepan, kita penguatan kapasitas hingga level Kecamatan dan kelurahan menjadi langkah strategis untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat,” tutur Appi.

Appi juga menyampaikan bahwa, pada forum resmi tersebut, pembahasan mengenai ngenai ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari empat aspek utama, yakni produksi, rantai pasok, ketersediaan, dan keterjangkauan pangan.

Keempat aspek tersebut harus dikelola secara terpadu agar pemerintah daerah mampu menjamin kebutuhan masyarakat, terutama di tengah dinamika global yang dapat memengaruhi distribusi maupun harga pangan.

“Yang harus dibangun adalah sistem ketahanan pangan yang tangguh, terintegrasi, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan lokal dan nasional,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan01 Juli 2026 16:32
Seleksi Mandiri UNM 2026 Dimulai, 5.351 Calon Mahasiswa Perebutkan 2.636 Kursi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi menggelar Seleksi Mandiri Tahun 2026 yang diikuti 5.351 calon mahasiswa. Ribuan p...
Sulsel01 Juli 2026 15:07
PLN UIP Sulawesi Salurkan 75 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Jeneponto
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) dan BKK Touring UIP Sulawesi menyalurkan bantuan sosial kepad...
Bisnis01 Juli 2026 11:32
Didorong Veloz Hybrid, Penjualan Kalla Toyota Tembus 2.000 Unit pada Juni 2026
Kalla Toyota mencatatkan kinerja positif pada semester pertama 2026. Perusahaan berhasil membukukan penjualan lebih dari 2.000 unit pada Juni 2026, se...
Video30 Juni 2026 22:33
VIDEO: Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
SULSELSATU.com – Mantan Menteri Mendikbudristek, Nadiem Makarim, divonis bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Majelis hakim...